| Tahapan Inovasi | : | Penerapan |
| Inisiator Inovasi | : | Biro Infrastruktur dan SDA Setda |
| Jenis Inovasi | : | Digital |
| Bentuk Inovasi | : | Inovasi tata kelola pemerintahan daerah |
| Urusan Inovasi | : | pertanian |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | : | Penyaluran Subsidi Pupuk yang tepat sasaran, tepat alokasi, tepat guna melalui kartu yang diperuntukan kepada petani. Bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia / Bank BRI, Kartu tersebut dapat dipergunakan juga sebagai alat transaksi perbankan Pembangunan data berasal dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten yang diwujudkan dalam RDKK ( Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ), ini yang menjadi dasar dari tujuan tepat sasaran
|
| Tujuan Inovasi | : | 1. Berawal dari banyaknya penyelewengan pupuk bersubsidi, penggunaan kartu tani akan lebih meminimalisir dengan adanya data penerima yang sudah tervalidasi 2. Ketepatan dosis pupuk berdasarkan luasan lahan dan jenis Komoditas tamanan yang dimiliki oleh petani, menjadi sarana mencapai tujuan tepat guna 3. Sistem tertutup dengan menggunakan Kartu Tani dapat mengawal alokasi subsidi sehingga tepat sampai pada sasarannya ( petani skala kecil ) |
| Manfaat Yang Diperoleh | : | Manfaat yang diperoleh dengan inovasi ini : 1. Teralokasikan nya Pupuk sesuai tujuan 2. Tersampaikannya Subsidi kepada petani sebagai sasaran penerima 3. Mempunyai database petani update |
| Hasil Inovasi | : | 1. Telah tersalurkannya Kartu Tani kurang lebih 2-3 juta petani di seluruh Jawa Tengah 2. Mempunyai Database Petani di sleuruh Jawa Tengah 3. Optimalisasi penggunaan pupuk sesuai lahan
|
| Waktu Uji Coba Inovasi | : | 15-01-2015 |
| Waktu Implementasi | : | 10-10-2019 |