MBAYARE GAMPANG LEWAT BPR BKK MELALUI SMART MERCHANT QRIS DI JAWA TENGAH

Tahapan Inovasi : Inisiatif
Inisiator Inovasi : Biro Perekonomian Setda
Jenis Inovasi : Digital
Bentuk Inovasi : Inovasi pelayanan publik
Urusan Inovasi : Keuangan
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan :

Dalam rangka mengatasi masalah pokok pembangunan daerah maka telah ditentukan strategi dan arah kebijakan pembangunan sebagai pedoman untuk menentukan program prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Dibawah kepemimpinan Gubernur H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP dan Wakil Gubernur H. Taj Yasin, arah pembangunan dimaksud telah dirumuskan dalam Visi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Integrasi Sistem Informasi “MBAYARE GAMPANG LEWAT BPR BKK” Melalui Smart Merchant Qris Di Jawa Tengah dilatarbelakangi oleh pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal sebagai layanan pelayanan pada BPR BKK di Jawa Tengah dalam mendukung kebiasaan baru pada masa pandemi dan sebagai sarana penunjang bisnis dalam mengoptimalkan pendapatan melalui Fee Based Income.

Output – Luaran dari proyek perubahan ini adalah: (1) Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tentang Digitalisasi Sistem Pembayaran Non Tunai Lewat BPR BKK Melalui Smart Merchant Qris di Jawa Tengah (2) Perjanjian Kerjasama antara BPR BKK Se Jawa Tengah dengan penyedia jasa aplikasi.

Outcome - dari proyek perubahan ini adalah Pemanfaatan teknologi informasi secara terintegrasi pada BPR BKK milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Smart Merchant Qris di Jawa Tengah.

 

Tujuan Inovasi :

Tujuan yang akan dicapai dari proyek perubahan ini adalah untuk mengatasi isu strategis melalui pemanfaatan teknologi untuk menyikapi isu kinerja yang dihadapi Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah terkait Kontribusi Deviden BUMD yang belum optimal dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Jawa Tengah.

Manfaat Yang Diperoleh :

Manfaat – tercapainya semua tujuan melalui output dan outcome proyek perubahan, sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan pada jangka pendek yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hasil Inovasi :

Dari Hasil Diagnosa Weisbord’s Six Model di Biro Perekonomian Setda Prov. Jateng disimpulkan bahwa sebagai project leader Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Jateng mengintervensi berupa pemanfaatan digitalisasi strategi pendapatan dari pendapatan bunga menjadi pendapatan jasa (fee Based Income) melalui kebijakan strategis : Integrasi Sistem Informasi “MBAYARE GAMPANG LEWAT BPR BKK” Melalui Smart Merchant Qris Di Jawa Tengah.

Waktu Uji Coba Inovasi : 11-04-2022
Waktu Implementasi : 18-04-2022