Mie Ayam Wonogiren : Mie Ayam Instan

Latar belakang kami dalam inovasi ini adalah banyaknya kaum perantau (boro) yang mengadu nasib ke luar daerah (mencapai 25% dari jumlah penduduk), hal tersebut menjadi perhatian bagi kita karena sebagian besar alasannya disebabkan ketersediaan lapangan kerja yang terbatas di kampung halaman, efeknya banyak berimbas pada kondisi sosial kemasyarakatan (psikologis keluarga yg ditinggal, pergaulan bebas anak, tingkat perceraian dll). Kita mempunyai misi bahwa suatu saat yang “merantau” itu produknya, bukan warganya.

Setelah melakukan riset tentang peluang produk yang akan diangkat, kami melihat bahwa mie instan di Indonesia adalah makanan yang sudah dianggap sebagai makanan pokok nomor 2 setelah nasi. Data tahun 2020 mencapai 12,6 milyar bungkus konsumsi per tahun ( peringkat ke-2 setelah China). Hal tersebut mendasari kami untuk mengangkat Mie Ayam yang merupakan makanan khas favorit orang Indonesia dan yang paling terkenal berasal dari Wonogiri, menjadi genre baru mie instan yang lebih sehat, alami dan tentunya dengan rasa autentik dan digemari banyak orang.

Mie Ayam Instan Wonogiren atau banyak orang menyebut Mie Wonogiren launching pertama kali bulan maret tahun 2020, permintaan kita terus meningkat ( mencapai 1000 dus atau 20 rb pcs pada bulan agustus tahun 2020), apalagi pada saat pandemi ini malah menjadi momen karena banyak orang yang mencari makanan instan untuk persediaan di rumah dan dari segi pemasaran pun kita lebih bisa mudah dengan memanfaatkan media sosial dan marketplace.

Di tahun ini memasuki tahun kedua kami menjalankan bisnis ini dan saat ini telah tersedia 4 (empat) varian antara lain:

- Varian Original

- Varian Hot Level

- Varian Mie Goreng

- Varian Original Healthy

Saat ini kita lebih berfokus pada perluasan jangkauan market lewat reseller dan marketplace. Digital Marketing sangat besar pengaruhnya dalam mengembangkan pasar dan melakukan promosi/ iklan. Kami telah menggunakan FB/ IG Ads, Promosi lewat grup-grup WA, Grup-grup Facebook, Endorsment, Media Sosial berpengaruh dan media sponshorship dll. Dalam perkembangnnya kami telah menerima pemesanan dari 8 (delapan) negara (walaupun dalam kapasitas sedikit) karena mereka melihat ada sesuatu yang khas dan potensi besar dalam menggaet konsumen dari Tenaga Kerja Indonesia dan mahasiswa asal Indonesia di luar negeri.

Kondisi ekonomi yang semakin sulit mendorong masyarakat di Wonogiri untuk merantau dan mencari mata pencaharian baru di luar kota. Data dari Disnaker Wonogiri masyarakat yang merantau mencapai 250.000 orang (25% dari total penduduk), data tersebut belum yg bekerja di sektor informal. Atas dasar hal tersebut kami ingin berkontribusi dalam membuka lapangan kerja walaupun hanya sedikit, dalam perjalanan waktu kami yakin akan semakin berkembang dan butuh sumber daya manusia (SDM) dalam jumlah besar.

Indonesia menempati urutan ke-2 (mencapai 12,6 milyar bungkus) sebagai negara dengan tingkat konsumsi mie instan terbanyak di dunia . Dari mie instan yang banyak beredar tersebut masih sulitnya menemukan mie instan yang benar benar sehat dan terbebas dari zat-zat merugikan tubuh. Hampir 95% lebih mie instan menggunakan zat perasa/ perisa sintetik dan MSG (harganya bisa sangat murah), walaupun kadang di iklan mengklaim tidak menggunakan zat tersebut. Pasar besar tersebut oleh UMKM kurang dilirik. Hal tersebut karena para UMKM kurang berselera dan pesimis dalam menghadapi perusahaan-perusahaan raksasa mie instan tanah air yang sudah memiliki kapasitas besar dan teknologi canggih. Mie Wonogiren justru ingin masuk sebagai alternatif baru bukan sebagai pesaing, karena dari awal kita mengusung genre yang berbeda yaitu mie ayam instan yang menggunakan bahan rempah-rempah asli tanpa perisa sintetik dan MSG.

Mie Ayam menjadi ikon kuliner selain bakso yang kental dengan Wonogiri. Branding mie ayam seakan lekat dengan kota kecil di bagian paling tenggara Jawa Tengah ini. Bahkan di seluruh penjuru kota khususnya di Jawa, pasti akan mudah sekali ditemukan penjual mie ayam yang sebagian besar mencantumkan “Wonogiri” sebagai cara ampuh dalam menarik pelanggan. Untuk itu kami sangat antusias dalam mengolah dan mengkreasikan mie ayam ini menjadi sebuah produk instan dalam kemasan yang lebih sehat, alami, praktis dan higienis.

Awal mula kita berfikir bagaimana Mie Ayam ini menjadi produk modern yang lebih sehat dan praktis seperti mie instan. Orang-orang dengan keterbatasan waktu bisa memasak sendiri di rumah atau kantor dan tidak terbatas waktu. Eksperimen awal kami menemui jalan yang tidak mudah, karena perlu meracik 3 formula yang menyangkut pembuatan Mie Kering, membuat bumbu bubuk dan membuat toping ayam yg memiliki daya tahan lama. Dengan kerja keras tim, akhirnya dalam waktu 4 (empat) bulan kita berhasil menciptakan prototype produk yg pertama di bulan Desember 2019.

Saat ini kita juga mulai mengembangkan varian yang menggunakan tepung dari Labu Siam, Labu Kuning, Mocaf dan sorgum. Kami berharap bisa lebih memberdayakan petani khususnya di Wonogiri ini dengan akses pasar yang terjamin dan harga yang yang lebih stabil.

Keunggulan produk Mie Wonogiren dengan produk sejenis yaitu:

  1. Genre baru. Ketika produk Mie Wonogiren launching bulan Maret 2020, belum ada produk Mie Ayam Instan lain dalam bentuk kemasan, yang masa kadaluarsanya sampai dengan 8 (delapan) bulan tanpa pengawet. Kalaupun ada kebanyakan dalam bentuk produk frozen.
  2. Produk sejenis yang mendekati adalah mie instan, dimana keunggulan kami adalah menyajikan aroma dan rasa yang otentik tanpa adanya zat perisa dan MSG. Padahal 95% lebih produk mie instan menggunakan perisa untuk menguatkan aroma dan rasa.
  3. Menggunakan toping ayam asli dengan teknik pengolahan yang kompleks sehingga bisa tahan lama tanpa zat pengawet (mencapai 7-8 bulan)
  4. Mampu menjadi obat kangen bagi masyarakat pecinta mie ayam yang berada di luar negeri. Saat ini kami telah melayani pemesanan dari 8 (delapan) negara meskipun kebanyakan masih dari mahasiswa dan TKI di luar negeri dan dalam kapasitas belum terlau besar.
  5. Mengangkat budaya kuliner khas tanah air, sehingga menjadi penangkis serbuan mie instan terutama dari jepang dan korea dampak dari budaya K-Pop yang baru hits.

Nama : ANDI PRASETYO
Alamat : Kalikatir, RT.2 RW.6, Nambangan, Selogiri, Wonogiri
No. Telepon : 085291456466