ALAT SPRAYER SEDERHANA DENGAN MEMANFAATKAN TENAGA MATAHARI UNTUK MEMBANTU PEMELIHARAAN TANAMAN

Indonesia merupakan negara tropis dengan intensitas paparan matahari yang sangat tinggi. Oleh karena itu energi panas matahari yang melimpah dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif. Saat ini produk sprayer di pasaran merupakan sprayer manual maupun otomatis yang masih menggunakan tenaga manusia, listrik, maupun solar. Sebagai alternatif, maka penulis memilih tenaga matahari karena ketersediaannya melimpah dan dapat diperoleh secara gratis. Selain itu, sprayer yang digunakan dengan tenaga matahari tidak memakan banyak tenaga seperti yang sudah ada (harus menggendong tangki air) karena sprayer ini hanya menggunakan selang yang dihubungkan dengan pompa air. Tujuan dibuatnya sprayer ini adalah untuk mempermudah petani dalam pemeliharaan tanaman di sawah. Desain alat yang dibuat sangat sederhana sehingga diharapkan dapat diduplikasi dan diterapkan oleh para petani.

Sumber tenaga matahari yang melimpah dapat diubah energinya menjadi energi listrik dan disimpan di accu sehingga pada saat penggunaan sprayer maka petani dengan mudah langsung menggunakan energi yang tersimpan. Dengan biaya produksi  sekitar Rp. 2.000.000,- maka alat ini sudah bisa disusun. Untuk prospek bisnis dan komersialisasi, alat ini dapat dirakit dan  diproduksi skala besar dan memiliki prospek bisnis yang cukup bagus.  Pengembangan dalam skala industri untuk alat ini sangat memungkinkan karena dengan pengemasan yang lebih ringkas dan portable dapat merambah ke pasar yang lebih luas lagi.

 

Kata Kunci: energi, matahari, sprayer, sederhana, tenaga, petani

Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan Sumber Daya Alam. Di antaranya gas alam cair, panas bumi, minyak bumi dan lain sebagainya. Di samping itu masih banyak sumber daya alam yang ramah dan selalu ada sepanjang masa, yaitu tenaga angin dan tenaga panas matahari. Intensitas paparan sinar matahari di Indonesia sangat tinggi, sangat disayangkan ketika sumber energi yang sangat melimpah tidak dimanfaatkan. Melalui kesempatan yang baik ini, penulis memperkenalkan sebuah teknologi yang dapat membantu meringankan tugas dan pekerjaan petani. Penulis mencoba melakukan inovasi dengan memanfaatkan sinar matahari  yang dijadikan energi listrik untuk memberikan daya pada alat pertanian. Penulis masih memanfaatkan energi ringan, yaitu untuk menggerakkan motor DC  sebagai mesin penyemprot hama pada tanaman.

Alat penyemprot hama yang sudah ada saat ini di pasaran merupakan sprayer manual maupun otomatis yang masih menggunakan tenaga manusia, listrik, maupun solar. Sebagai alternatif, maka penulis memilih tenaga matahari karena ketersediaannya melimpah dan dapat diperoleh secara gratis. Selain itu, sprayer yang digunakan dengan tenaga matahari tidak memakan banyak tenaga seperti yang sudah ada (harus menggendong tangki air) karena sprayer ini hanya menggunakan selang yang dihubungkan dengan pompa air. Sebenarnya dalam sekala besar, energi listrik surya dapat digunaan untuk menggerakkan mesin pompa air untuk dareah rawan kekeringan dan daerah terpencil yang tidak terjangkau aliran listrik PLN.

Produk yang sudah ada saat ini di pasaran merupakan sprayer manual maupun otomatis yang masih menggunakan tenaga manusia, listrik, maupun solar. Sebagai alternatif, maka penulis memilih tenaga matahari karena ketersediaannya melimpah dan dapat diperoleh secara gratis. Selain itu, sprayer yang digunakan dengan tenaga matahari tidak memakan banyak tenaga seperti yang sudah ada (harus menggendong tangki air) karena sprayer ini hanya menggunakan selang yang dihubungkan dengan pompa air.

Nama : Hartoto
Alamat : Dsn. Bakalan Lor RT003/RW 012, Desa Bligo, Kec. Ngluwar Kab. Magelang
No. Telepon : 085842794009