Smart Gerandong ( Gerobak Surya Dorong Pintar )

Sudah sejak tahun 2022, Pemerintah Desa Krandegan mencoba melakukan transisi energi, dari energi fosil ke energi tenaga surya untuk mendukung irigasi bagi petani / masyarakat. Pompa – pompa air yang sebelumnya berbahan bakar minyak (BBM), diganti dengan pompa-pompa air bertenaga matahari. Ada beberapa titik dan beragam ukuran panel dan pompa tenaga surya yang Kami gunakan. Mulai dari ukuran 1 PK, 3 PK, sampai 15 PK.

Dalam praktek di lapangan, beberapa sawah tidak bisa dijangkau oleh air dari pompa / irigasi dikarenakan lokasinya yang jauh dan atau tinggi. Pernasalahan ini coba Kami pecahkan dengan inovasi teknologi. Dengan tetap mengedepankan prinsip ekonomi, efisiensi, dan ramah lingkungan, tim Kami mencoba menghadirkan solusi praktis berupa pompa air tenaga surya yang bisa mobile / berpindah tempat sesuai kebutuhan. Maka muncullah apa yang kemudian Kami beri nama Gerandong, singkatan dari Gerobak Surya Dorong yang dilengkapi dengan Internet of Things. Gerandong terdiri dari  panel surya yang menghasilkan energi, pompa sebagai penyedot air, gerobak untuk mobilitas, dan Internet of Things untuk menghidupkan, mematikan, dan mengontrol unit melalui smartphone.

 

Para petani di Desa Krandegan dengan luas lahan pertanian sekitar 65 hektar, sering mengalami kesulitan terkait irigasi. Para petani sulit untuk memenuhi kebutuhan air untuk lahannya karena posisi Krandegan yang ada di ujung saluran irigasi (pethit dalam Bahasa Jawa).

Awalnya, para petani mengairi sawahnya dengan cara menyedot air tanah melalui sumur dengan pompa air berbahan bakar minyak. Tahap berikutnya, sekitar tahun 2013, Pemerintah Desa Krandegan mencoba membantu para petani dengan menyedot air sungai dengan pompa air besar bertenaga 18 dan 25 PK. Biaya untuk BBM dalam sehari semalam bisa mencapai 400 ribu Rupiah, Angka yang sangat besar, apalagi tidak bisa didanai dengan dana desa.

Sekitar tahun 2022, Desa Krandegan mencoba melakukan transisi energi dari energy fosil ke energy surya. Pemerintah Desa membangun Pembangkit Listrik 

Tenaga Surya berkapasitas 18 ribu watt untuk menggerakkan pompa air tenaga surya. Setelah adanya teknologi ini, biaya yang dikeluarkan jauh lebih kecil karena tidak perlu membeli BBM sebagaimana sebelumnya.

Tetapi masalah belum selesai dan butuh solusi. Ada banyak sawah yang lokasinya jauh dari saluran air atau lokasinya tinggi, sehingga  air tidak bisa menjangkau ke lokasi sawah yang tersebut. Masalah ini memacu Pemerintah Desa Krandegan  mencarikan solusi.  Bersama tim, akhirnya muncullah ide untuk membuat pompa air yang mobile, canggih, efisien, dan ramah lingkungan. Dari hasil diskusi, penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh tim, muncullah ide membuat Gerandong (Gerobak Surya Tenaga Dorong).

Gerandong ini tercipta dari modifikasi pompa tenaga surya yang sebelumnya telah Kami miliki. Pompa tenaga surya yang tadinya permanen dan manual dalam menghidupkan, mematikan, dan memonitor, Kami modifikasi menjadi unit yang bisa dipindahkan dan dikontrol dari jarak jauh dengan smartphone.

Inovasi ini bisa menyelesaikan salah satu permasalahan yang kerap dihadapi petani, yaitu ketersediaan air untuk lahan mereka. Sebagaimana yang Kami lakukan di Krandegan, jika sebelumnya dalam setahun hanya panen sekali atau dua kali, saat ini bisa panen setahun tiga kali. Otomatis hal ini akan meningkatkan ketahanan pangan dan tingkat ekonomi serta kesejahteraan masyarakat

Sebelum membangun Gerandong ini, Kami sudah memiliki pembangkit listrik tenaga surya yang Kami gunakan untuk irigasi bagi petani memenuhi kebutuhan air bagi tanaman padinya. Hanya saja, sistem yang Kami gunakan sebelumnya adalah sistem permanen, di mana lokasi panel surya dan lokasi pompa tidak bisa dipindah ke tempat lain. Selain itu, cara menghidupkannya pun harus manual, datang ke lokasi dan memindah tombol ke posisi on. Demikian pula saat mematikan, harus datang dan memindah saklar ke posisi off.

Dalam praktek di lapangan, sering didapati ada sawah / wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan sistem yang ada. Air dari pompa tidak bisa sampai ke sawah karena lokasi yang tinggi atau terlalu jauh.

Dari masalah itulah, Kami mencoba mencari solusi untuk menghadirkan pompa tenaga surya yang bisa dipindahkan tempat / mobile dan bisa dihidupkan, dimatikan, serta dipantau dari jarak jauh dengan smartphone. Di sinilah letak keunikan / perbedaan dibandingkan pompa tenaga surya lainnya.

Nama : DWINANTO
Alamat : DESA KRANDEGAN RT 01 RW 02KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN PURWOREJO
No. Telepon : 081226942679