Siaga Pintar

   Tingginya kasus pembobolan rumah di Kota Magelang (187 kasus pada 2024) memicu pengembangan sistem keamanan berbasis IoT (ESP32-D). Sistem ini menggunakan sensor magnetik untuk mendeteksi akses ilegal, yang secara otomatis memicu buzzer sebagai alarm suara dan mengirim notifikasi secara real-time ke Telegram. Inovasi ini menjadi salah satu solusi perlindungan rumah yang praktis, ekonomis serta mudah dikembangkan.

 Keamanan sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Rumah sebagai tempat tinggal dan hidup harus memiliki sistem perlindungan yang baik agar terhindar dari berbagai tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, maupun penyusupan. Namun di era digital seperti saat ini masih banyak terdapat masyarakat yang menggunakan sistem keamanan sederhana seperti kunci manual tanpa adanya alat pemantauan tambahan, sehingga tingkat keamanan masih tergolong rendah. Permasalahan keamanan masih sering terjadi di Kota Magelang. Berdasarkan laporan kepala Kepolisian Resor kota Magelang Kombes Pol Mustafa pada Selasa 31 Desember 2024 menyampaikan bahwa pada tahun 2023 tercatat sekitar 183 kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Magelang dan pada tahun 2024 tercatat mengalami kenaikan hingga 187, dan salah satu kasus yang paling sering terjadi dalam pernyataan tersebut adalah kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang mencakup pembobolan rumah yaitu 46 kasus. Hal tersebut mencerminkan bahwa masih banyak tindak kriminal di lingkungan masyarakat Kota Magelang. 

     Kasus pencurian masih banyak terjadi pada malam hari maupun saat pemilik rumah sedang berpergian atau ketika sedang lengah. Kondisi tersebut menyebabkan sistem keamanan yang hanya menggunakan sistem sederhana dapat memperbesar peluang adanya tindak kriminal karena mudah untuk dirusak atau dihancurkan juga karena tidak dapat memberikan peringatan kepada pemilik rumah ketika ada orang yang akan masuk ke rumah tanpa mengetuk dan mengucapkan salam maupun terjadi percobaan pembobolan pintu rumah. 

     Oleh karena itu, pada era digital seperti saat ini kita bisa memanfaatkannya untuk membuat sistem keamanan tambahan berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan informasi secara real-time kepada pemilik rumah melalui smartphone. Jadi, saat pemilik rumah sedang berpergian, keamanan rumah tetap dapat dipantau.

     Namun, penggunaan sistem keamanan berbasis teknologi masih belum banyak diterapkan di lingkungan masyarakat yang dipengaruhi oleh salah satu faktornya yaitu karena harganya yang relatif mahal. Oleh karena itu, kami melakukan pengembangan sistem alarm keamanan pintu dan jendela berbasis ESP32D dengan sensor magnetik, buzzer dan notifikasi Telegram sebagai upaya peningkatan sistem keamanan rumah serta lebih modern dan dapat digunakan oleh masyarakat luas di Kota Magelang. 

  Sistem alarm keamanan modern yang telah dikembangkan memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan kunci rumah dan smart door yang tidak memiliki keamanan ekstra. Inovasi sistem keamanan modern menggunakan ESP32D ini sudah berbasis WIFI sehingga dapat terhubung langsung dengan jaringan tanpa memerlukan perangkat tambahan.

     Selain menggunakan ESP32D sistem ini juga menggunakan sensor magnetik yang bekerja untuk mendeteksi keamanan rumah pada pembukaan pintu secara akurat. Keunggulan lain dari sistem alarm keamanan ini yaitu dapat mengirimkan notifikasi langsung kepada pengguna melalui aplikasi Telegram dan menggunakan alat buzzer sebagai alarm yang akan berbunyi ketika ada seseorang membuka pintu baik secara paksa maupun tidak. Jika dibandingkan dengan alat penunjang keamanan yang saat ini banyak dijual dipasaran, alat ini relatif lebih ekonomis dan mudah dirakit serta masih bisa dikembangkan menjadi sistem smart home yang lebih canggih.

     Kami telah melakukan trial and error pada alat yang telah dirancang dan mendapatkan kesimpulan bahwa alat telah berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan. Alat akan secara langsung memberikan notifikasi dan mengeluarkan alarm tanpa adanya selang waktu sehingga efektif untuk diterapkan.

Nama : Fariz Akmal Rasyi, Mohammad Adam Abimanyu, Afifah Dwi Lestari, Nayla Putri Maheswari, Mutiara Nada Dhanantari
Alamat : Jalan Cempaka No. 1, Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah.
No. Telepon : +62 815-4838-2192