SOLARFEED merupakan inovasi mesin pelet tenaga surya yang dikembangkan untuk mendukung kemandirian usaha petani tambak di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tingginya biaya pakan ikan akibat ketergantungan pada pembelian pelet dari luar, sehingga meningkatkan biaya produksi dan menurunkan keuntungan petani tambak. Selain itu, keterbatasan akses pemasaran hasil tambak juga menjadi kendala dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
Inovasi SOLARFEED memanfaatkan energi surya sebagai sumber tenaga utama dalam proses produksi pelet ikan secara mandiri. Mesin ini dirancang hemat energi, ramah lingkungan, dan mudah dioperasikan oleh kelompok petani tambak. Penggunaan energi terbarukan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendukung penerapan teknologi hijau pada sektor perikanan budidaya. Program ini juga dilengkapi dengan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, serta pendampingan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar hasil tambak.
Penerapan inovasi ini ditargetkan mampu menurunkan biaya pakan hingga 40–50%, meningkatkan efisiensi produksi, dan memperkuat kemandirian usaha petani tambak. Selain memberikan manfaat ekonomi melalui penghematan biaya produksi dan peningkatan pendapatan masyarakat, SOLARFEED juga memberikan manfaat lingkungan melalui pengurangan emisi dan pemanfaatan energi terbarukan.
Inovasi ini memiliki potensi untuk diterapkan dan direplikasi pada kelompok petani tambak lainnya di wilayah pesisir Jawa Tengah sebagai solusi teknologi tepat guna berbasis energi surya dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan usaha tambak rakyat
Kelompok Petani Tambak di Desa Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam budidaya ikan bandeng. Wilayah tambak yang cukup luas serta pengalaman masyarakat dalam pengelolaan tambak menjadi modal penting dalam mendukung sektor perikanan budidaya di daerah pesisir. Namun demikian, petani tambak masih menghadapi berbagai permasalahan yang mempengaruhi efisiensi produksi dan keberlanjutan usaha, terutama tingginya biaya pakan ikan dan ketergantungan terhadap pembelian pelet dari luar.
Biaya pakan menjadi salah satu komponen terbesar dalam proses budidaya ikan bandeng. Ketergantungan terhadap pelet pabrikan menyebabkan biaya produksi terus meningkat dan berdampak pada menurunnya keuntungan petani tambak. Selain itu, penggunaan mesin berbahan bakar fosil pada proses produksi juga menimbulkan biaya operasional tambahan dan kurang ramah lingkungan. Kondisi ini menuntut adanya inovasi teknologi yang mampu membantu petani tambak memproduksi pakan secara mandiri dengan biaya lebih efisien
SOLARFEED hadir sebagai inovasi mesin pelet tenaga surya yang dirancang untuk mendukung kemandirian usaha petani tambak. Inovasi ini memanfaatkan energi matahari sebagai sumber tenaga utama dalam proses produksi pelet ikan. Penggunaan energi surya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, menekan biaya operasional, serta mendukung penerapan teknologi ramah lingkungan di sektor perikanan budidaya.
Selain penerapan teknologi mesin pelet tenaga surya, inovasi ini juga didukung dengan pelatihan penggunaan alat dan pemasaran digital untuk meningkatkan kapasitas petani tambak dalam pengelolaan usaha. Dengan adanya SOLARFEED, diharapkan petani tambak mampu meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya pakan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan dan keberlanjutan usaha tambak di wilayah pesisir
Keunggulan Inovasi
| Nama | : | Firman Ardiansyah Ekoanindiyo |
| Alamat | : | Desa Juwiring Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal |
| No. Telepon | : | 085225040025 |