JACKPOT (Jelajah Aquarium dan Kangkung dalam Pot) merupakan inovasi urban farming berbasis aquaponik mini yang memanfaatkan limbah botol plastik sebagai media budidaya tanaman kangkung dan ikan hias dalam satu sistem terpadu. Inovasi ini dikembangkan sebagai solusi terhadap permasalahan limbah plastik dan keterbatasan lahan hijau di lingkungan perkotaan, khususnya di sekolah. Sistem JACKPOT menggabungkan konsep hidroponik sederhana, akuaponik, dan ekonomi sirkular sehingga menciptakan ekosistem mini yang ramah lingkungan, hemat biaya, dan mudah diterapkan oleh siswa.
Melalui inovasi ini, siswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan lingkungan dan pertanian berkelanjutan, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung dalam pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna dan estetika. JACKPOT memiliki keunggulan berupa sistem biofilter alami, penggunaan bahan daur ulang, hemat air, tanpa listrik, serta dapat dikembangkan sebagai media edukasi maupun peluang ekonomi kreatif sekolah. Inovasi ini mendukung program sekolah Adiwiyata serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan ketahanan pangan perkotaan.
Permasalahan lingkungan seperti meningkatnya limbah plastik dan keterbatasan lahan hijau di lingkungan perkotaan menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Di sisi lain, sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan serta mengembangkan kreativitas peserta didik dalam menciptakan solusi inovatif.
Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan ADIWIYATA dengan tema urban farming sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Urban farming tidak hanya berfungsi sebagai sarana produksi pangan, tetapi juga sebagai media pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengetahuan tentang lingkungan, sains, dan keterampilan hidup.
Berdasarkan hal tersebut, muncul inovasi JACKPOT (Jelajah Aquarium dan Kangkung dalam Pot). Inovasi ini merupakan sistem budidaya sederhana yang menggabungkan tanaman kangkung dan ikan hias dalam satu wadah pot berbahan botol plastik daur ulang. Sistem ini menciptakan ekosistem mini yang saling menguntungkan antara tanaman dan ikan, sekaligus mendukung konsep zero waste dan ekonomi sirkular.
Melalui inovasi ini, siswa dapat belajar secara langsung tentang ekosistem, pemanfaatan limbah, dan pertanian berkelanjutan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus menumbuhkan kreativitas dan keterampilan siswa.
Berikut data timbulan sampah di SMP N 8 Magelang
|
TAHUN 2023/2024 |
|||
|
|
|
||
|
Nama Sekolah |
: |
SMP Negeri 8 Magelang |
|
|
Alamat |
: |
Jl.Beringin V, Tidar Selatan, Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah |
|
|
No Telp/Fax |
: |
(0293) 363605 |
|
|
Jumlah Kelas |
|
|
|
|
a. Kelas 7 |
: |
8 |
|
|
b. Kelas 8 |
: |
7 |
|
|
c. Kelas 9 |
: |
7 |
|
|
Jumlah Siswa |
|
|
|
|
a. Kelas 7 |
: |
254 |
|
|
b. Kelas 8 |
: |
216 |
|
|
c. Kelas 9 |
|
221 |
|
|
Jumlah Sampah Yang Ditimbulkan Sebelum Program STEAK SIHAT |
|
|
|
|
a. Sampah Botol dan Cup Plastik |
: |
875 |
kg /Tahun |
|
b. Sampah Kertas |
: |
800 |
kg /Tahun |
|
c. Sampah Organik |
: |
400 |
kg /Tahun |
|
d. Sampah Anorganik Lainnya |
: |
700 |
kg /Tahun |
|
Rata-rata jumlah sampah harian |
: |
7,6 |
Kg /Hari |
|
Jumlah Sampah Yang Ditimbulkan Setelah Program STEAK SIHAT |
|
|
|
|
a. Sampah Botol dan Cup Plastik |
: |
500 |
kg /Tahun |
|
b. Sampah Kertas |
: |
500 |
kg /Tahun |
|
c. Sampah Organik |
: |
300 |
kg /Tahun |
|
d. Sampah Anorganik |
: |
500 |
kg /Tahun |
|
Rata-rata jumlah sampah harian |
|
4,9 |
Kg /Hari |
| Nama | : | Priciliya Kusuma Dewi |
| Alamat | : | Jl Beringin V Rejowonangun Selatan Magelang Selatan Kota Magelang |
| No. Telepon | : | 082137662665 |