Tata kelola tanah dan PBB tingkat desa selama ini masih menggunakan sistem konvensional berbasis kerta yang memiliki banyak kekurangan antara lain: data yang susah di update, data terpisah antara peta dan data tekstual sehingga rawan tercecer, rawan rusak sehingga berakibat data yang ada menjadi tidak akurat. Bahkan, di era digital seperti sekarang, saat bidang lain seperti data penduduk, data keuangan, data sosial, dll di desa sudah berbasis digital, pertanahan seolah ditinggalkan. Hal ini seringkali menimbulkan konflik masyarakat baik horizontal maupun vertikal.
Berangkat dari masalah diatas, inovator yang berprofesi sebagai Kepala Dusun di Desa Tepakyang, mencoba berkreasi dan berinovasi dengan mendigitalisasi data pertanahan dan PBB di Desa Tepakyang. Lahirlah, SI MUNAH-Sistem Informasi Mutasi Tanah, sebuah aplikasi web multi user berbasis Google Cloud Platform terintegrasi untuk tata kelola pertanahan dan PBB di tingkat desa.
Keunggulan utama SI MUNAH dibanding Sistem pertanahan lain antara lain : Kemandirian data ( data dipegang sendiri oleh desa ) tanpa ketergantungan pada vendor, kemudahan penggunaan ( tanpa skill khusus ), murah karena berbasis ekosistem google tanpa biaya langganan bulanan/tahunan, mudah diakses tanpa perangkat spesifikasi tinggi, efisiensi ekstrim pelayanan publik di bidang pertanahan melalui fitur auto generate dokumen
Dampak nyata penggunaan SI MUNAH antara lain: data tanah dan PBB yang jauh lebih akurat sebagai mitigasi awal konflik pertanahan di tingkat akar rumput, penambahan PAD Kabupaten melalui penemuan bidang tanah yang sebelumnya tidak tercatat di DHKP dan tidak bayar pajak, keadilan pajak bagi warga melalui audit spasial, dan pelayanan kepada warga yang menjadi lebih cepat dan efisien
Selain aset berharga yang nilainya tidak pernah turun, tanah adalah martabat manusia. Hal ini bisa kita lihat pada filosofi "Sedhumuk Bathuk Senyari Bhumi" yang ada di masyarakat, khususnya masyarakat desa.
Salah satu tugas Pemerintah desa adalah mengelola data pertanahan sesuai dengan kewenangannya.Selain itu, setiap tahun, penagihan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan ( PBB P-2 ) selalu menjadi agenda rutin Pemerintah desa sehingga dibutuhkan data pertanahan yang akurat agar tugas ini dapat dilaksanakan dengan baik.
Sayangnya, selama ini, tata kelola tanah didesa masih bertumpu pada sistem konvensional berbasis kertas yang rawan rusak, hilang, tercecer,dan terpisah antara data peta dan data tekstual. Hal ini mengakibatkan data tanah di desa seringkali tercecer, dan tidak akurat. Padahal, Pemerintah desa adalah pihak pertama yang akan didatangi warga untuk segala urusan adminitrasi termasuk didalamnya administrasi pertanahan. Data yang tidak akurat dapat mengakibatkan konflik yang berkepanjangan dan mahal, dan seringkali melukai pihak-pihak yang terlibat, baik vertikal maupun horizontal.
Berangkat dari masalah nyata yang dihadapi inovator sebagai salah satu perangkat desa dengan jabatan Kepala Dusun di Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen, inovator berupaya berkreasi dan berinovasi dengan membangun sistem digital di bidang pertanahan dan PBB di tingkat desa. Lahirlah SI MUNAH-Sistem Informasi Mutasi Tanah, sebuah aplikasi web multi user untuk membantu tata kelola administrasi pertanahan resmi di tingkat desa.
SI MUNAH dikembangkan secara mandiri oleh inovator dari nol tanpa anggaran khusus.Prosesnya diawali dengan mendigitasi peta PBB berbasis SISMIOP menjadi Peta digital spasial lengkap dengan mengintegrasikan Data PBB dan data PTSL ( Sertipikat ) dalam 1 platform. Lalu ditambahkan fitur manajeman mutasi sampai cetak dokumen SPOP langsung dari aplikasi, dan perbaikan kualitas data.Saat ini SI MUNAH mengelola hampir 3.000 bidang tanah di Desa Tepakyang dan menjadi alat pelayanan bagi warga desa Tepakyang dibidang pertanahan
Dengan prinsip Low Cost High Impact, inovator membangun SI MUNAH di atas Google Cloud Platform. Hal ini penting karena dengan sistem yang mudah dan murah tapi powerfull akan menjamin keberlangsungan sistem di masa yang akan datang karena tidak membebani APBDesa dengan biaya pemeliharaan/langganan apapun. Pertimbangan lainnya, sebagian besar Perangkat desa sudah akrab dengan ekosistem google sehingga tidak diperlukan skill khusus untuk dapat mengoperasikan SI MUNAH. Faktor lingkungan desa yang kadang susah sinyal juga menjadi salah satu pertimbangan Inovator.Dengan segala pertimbangan diatas, pemilihan Google Cloud Platform sebagai basis pengembangan menjadi memenuhi segala kriteria.
SI MUNAH memiliki sejumlah keunggulan yang membedakan dari sistem pertanahan lain yang sudah ada, antara lain:
Keunggulan-keunggulan diatas didapatkan dari fitur-fitur SI MUNAH, antara lain:
| Nama | : | Fajar Saudik |
| Alamat | : | Dk. Kaum RT 002 RW 002 Desa Tepakyang Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen |
| No. Telepon | : | 081398587375 |