Embun yang terdapat pada kacamata, kaca kendaraan, dan layar digital sering terjadi akibat dari kondensasi uap air, dan juga tingkat kelembaban yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan ketidak nyamanan, bahkan resiko keselamatan. Untuk itu, spray anti embun (fogging) menjadi solusi yang efektif pada permasalahan kali ini.
Pada penelitian kali ini, kami mengembangkan spray anti embun yang berbasis bahan alami yaitu kombinasi dari ekstrak gel lidah buaya (Aloe vera), belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), dan gliserin untuk menciptakan lapisan pelindung transparan yang mampu mencegah penempelan uap air pada permukaan kaca.
Metode penelitian meliputi ekstraksi bahan organik, pencampuran formula dengan bahan-bahan tertentu, serta pengujian daya tahan efektivitas anti embun pada berbagai kondisi suhu. Produk ini hadir sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan, aman bagi kesehatan, dan ekonomis dibandingkan produk kimia sintetis di pasaran.
Kata Kunci: Spray Anti Embun (fogging), Lidah Buaya (Aloe Vera), Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi), Kondensasi.
Banyak masyarakat indonesia yang merupakan pemakai kacamata. saat melakukan aktivitas sehari hari, lensa bisa saja berembun. Hal ini dapat mengganggu kegiatan sehari hari (contoh: berkendara dengan kacamata yang berembun). Pada layar digital, embun juga mengganggu aktivitas pekerjaan, apalagi saat cuaca sedang dingin atau sedang berada diruangan ber-AC.
Kombinasi ekstrak lidah buaya, belimbing wuluh, dan gliserin sebagai cairan semprot anti-embun alami. Sebagai alternatif dari produk komersial anti-fog yang sering mengandung bahan kimia sintetis serta harganya yang mahal dan bepotensi iritasi. Produk ini menawarkan solusi yang menggunakan bahan bahan yang mudah didapat, aman untuk kulit, mudah diaplikasikan sebagai semprotan pada kacamata/layar, dan lebih ramah lingkungan.
Produk komersial biasanya menggunakan surfaktan sintetis dan humektan. Inovasi ini mengembangkan konsep tersebut dengan bahan yang lebih sinergis dan berbasis saponin alami dari belimbing wuluh (sebagai biosurfactant) serta gliserin yang terbukti efektif mencegah fogging pada cermin, kacamata dan layar digital. Belum ada penelitian spesifik yang mengkombinasikan bahan ini, sehingga bersifat orisinal.
Keunggulan produk spray anti-embun (fogging) ini dari produk spray anti embun lainnya adalah pada bahan pembuatan produknya. Produk anti-embun yang lain biasanya masih menggunakan bahan kimia sintetik yang keras dan mempunyai bau yang menyengat. Serta untuk produk pembersih dan anti-embun dijual terpisah, harganya yang mahal dan terkadang bisa merusak lapisan anti radiasi pada lensa kacamata tersebut.
Tetapi, untuk produk spray anti-embun ini menggunakan bahan baku yang berbasis organik (seperti polimer alami dari lidah buaya dan asam organik dari belimbing wuluh) sehingga lebih ramah lingkungan, tidak mmengandung bahan kimia berbahaya, dan memiliki tiga fungsi sekaligus (membersihkan noda lemak, mencegah embun, dan sebagai antiseptik). Produk ini mengandung lidah buaya yang bersifat lembut dan protektif sehingga meminimalisir risiko pengikisan lapisan pelindung lensa, dan menawarkan harga yang lebih terjangkau.
| Nama | : | Annisa Nailatul Izzah, Tri Rosalinda, Miftahurrochmat Ubaidillah |
| Alamat | : | Jl. Dr Setiabudi No.11, Kaumanbaru Brebes, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes |
| No. Telepon | : | 0881025217313 |