SIARAN : Sistem Informasi Alat Rak Navigasi

Literasi merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, minat baca di Indonesia masih tergolong rendah, termasuk di Kabupaten Kudus yang persentasenya baru mencapai 45,8%. Salah satu penyebab kondisi ini adalah kurang optimalnya sistem pelayanan perpustakaan, terutama dalam memberikan kemudahan akses bagi pengunjung untuk menemukan bahan bacaan secara cepat. Kendala utama yang sering dihadapi di perpustakaan adalah sulitnya mengetahui lokasi keberadaan buku di rak secara langsung serta pemantauan status ketersediaannya. Meskipun telah menggunakan katalog digital, sistem tersebut umumnya hanya menampilkan data teks tanpa dilengkapi petunjuk arah fisik ke lokasi rak tujuan. Jika ditinjau dari teknologi rekayasa, masalah ini terjadi karena belum diterapkannya sistem otomasi pada fasilitas rak penyimpanan. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, dikembangkan SIARAN (Sistem Informasi Alat Rak Navigasi) berbasis internet of things (IoT). Metode yang digunakan adalah merekayasa perangkat keras yang mengintegrasikan NodeMCU ESP8266, sensor RFID Reader, LED, dan Buzzer, yang menghubungkan platform website, alat pada rak, dan database secara langsung (Real-time). Penerapan inovasi ini menunjukkan hasil yang efektif, di mana pengunjung dapat mencari buku melalui website, lalu indikator visual (LED) dan audio (Buzzer) pada rak tujuan akan menyala otomatis sebagai pemandu arah. Inovasi ini berdampak pada meningkatnya kecepatan pencarian buku, keakuratan data inventaris perpustakaan, serta mendukung transformasi digital layanan publik di Kabupaten Kudus yang sejalan dengan pencapaian SDGs Poin 9 (Inovasi dan Infrastruktur) dan Poin 4 (Pendidikan Berkualitas).

Kata Kunci : SIARAN, Perpustakaan, IoT, Lokasi, Buku

Di era modern ini, efisiensi dan kecepatan menjadi faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan publik. Otomatisasi pada sistem fasilitas publik memegang peran penting dalam pelayanan masyarakat, termasuk pada bidang literasi khususnya di perpustakaan.Namun, kenyataannya fasilitas seperti perpustakaan seringkali belum dimanfaatkan secara optimal karena sistem pelayanannya yang masih manual, khususnya dalam hal pelacakan lokasi buku. Meskipun sebagian perpustakaan sudah beralih menggunakan katalog digital (OPAC), sistem tersebut umumnya baru menampilkan data teks tanpa petunjuk lokasi fisik secara langsung. Dampaknya, pengunjung harus menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari keberadaan buku di antara barisan rak. Proses pencarian yang lama dan membosankan inilah yang menurut penelitian sering kali menurunkan minat serta antusiasme masyarakat untuk datang ke perpustakaan (Dinus Library, 2025). 

Sulitnya pencarian lokasi fisik buku menjadi salah satu kendala yang  masih dihadapi dalam perkembangan tingkat literasi di berbagai daerah Jawa Tengah. Hambatan operasional dalam pencarian buku di perpustakaan diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu mengapa tingkat minat baca di Kabupaten Kudus , yang saat ini masih tergolong dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 45,8%. Begitu pula dengan indeks peningkatan literasi masyarakat yang berada di angka 58,6% (Dinarpus Kudus, 2023). Meskipun upaya pembaruan pusat literasi seperti pada Perpustakaan Daerah (Perpusda) di berbagai wilayah terus dikembangkan, namun efektivitasnya secara umum masih terhambat karena belum adanya sistem otomatisasi pada rak buku yang dapat membantu pengunjung mencari buku sekaligus mempermudah pustakawan dalam mengelola data inventaris.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkannya Sistem Informasi Alat Rak Navigasi (SIARAN) sebagai solusi cerdas berbasis IoT. Inovasi ini mengintegrasikan platform web, perangkat keras, dan database secara real-time untuk mempercepat proses pencarian buku dan mempermudah tugas pustakawan dalam pengelolaan data. Berbeda dengan sistem konvensional, SIARAN memanfaatkan penanda visual berupa LED dan audio melalui Buzzer yang terpasang langsung pada tiap bagian rak. Ketika pencarian dilakukan melalui web, sistem akan secara otomatis mengaktifkan indikator pada posisi rak yang tepat. Penerapan teknologi tepat guna ini menjadi langkah nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan fasilitas literasi yang lebih modern.

Adapun keunggulan yang dimiliki sistem SIARAN :

  1. Sistem SIARAN memungkinkan pemantauan data buku secara real-time melalui web berbasis cloud, sehingga pengelolaan perpustakaan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.

  2. Dilengkapi dengan buzzer sebagai penanda, sistem ini memudahkan pengunjung menemukan lokasi buku secara spesifik tanpa harus bergantung pada pustakawan.

  3. Penggunaan NodeMCU ESP8266 yang hemat daya menjadikan sistem lebih efisien dibandingkan mikrokontroler lain dengan konsumsi energi lebih besar.

  4. Modul NodeMCU ESP8266 yang telah dilengkapi Wi-Fi memungkinkan sistem terhubung langsung ke jaringan tanpa memerlukan perangkat tambahan, sehingga lebih praktis dan ekonomis.

  5. SIARAN dirancang dalam bentuk modul independen yang mudah dipasang pada berbagai jenis rak buku tanpa perlu perubahan infrastruktur, serta dapat dikembangkan sesuai kebutuhan perpustakaan.

  6. Inovasi ini berkontribusi dalam penerapan teknologi IoT di lingkungan pendidikan serta mendukung SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) melalui digitalisasi layanan literasi dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) .

Nama : Seila Najicha
Alamat : Prambatan Kidul, Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah 59331
No. Telepon : 082327023602