Kabupaten Kebumen memiliki tingkat kerawanan tanah longsor yang tinggi, terutama di wilayah seperti Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Kabupaten Semarang, dan Temanggung. Bencana ini tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi lokal, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya sistem peringatan dini longsor yang dapat diakses masyarakat karena sebagian besar teknologi yang tersedia masih mahal, berskala besar, dan belum menjangkau lingkungan permukiman.
Inovasi ini mengembangkan alat pendeteksi dini longsor skala mikro berbasis mikrokontroler dengan sensor kelembapan tanah, getaran, kemiringan, suhu, dan hujan. Sistem dilengkapi modul GSM/WiFi yang memungkinkan pengiriman peringatan melalui alarm dan notifikasi jarak jauh.
Hasilnya berupa prototipe alat yang sederhana, terjangkau, mudah dipasang, dan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta melindungi aktivitas UMKM di wilayah rawan longsor.
Kata kunci: pendeteksi dini longsor, mikrokontroler, GSM/WiFi, mitigasi bencana, UMKM
Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan bencana tanah longsor cukup tinggi. Kondisi geografis berupa perbukitan dan pegunungan, struktur tanah yang labil, serta intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan risiko longsor meningkat, terutama di daerah seperti Banjarnegara, Wonosobo, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Kabupaten Semarang, dan Temanggung. Bencana longsor di wilayah tersebut sering terjadi secara tiba-tiba dan sulit diprediksi, sehingga berpotensi menimbulkan korban jiwa, korban luka, serta kerugian material yang tidak sedikit.
Permasalahan utama dalam penanganan risiko longsor adalah keterbatasan sistem peringatan dini yang dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat permukiman. Sistem peringatan dini yang tersedia saat ini umumnya berskala besar, berbiaya tinggi, dan jumlahnya terbatas, sehingga belum dapat diterapkan secara merata di seluruh daerah rawan longsor. Akibatnya, masyarakat sering kali tidak memiliki informasi yang cukup dan tepat waktu mengenai potensi bahaya longsor di lingkungannya.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi teknologi yang lebih sederhana, terjangkau, dan mudah diterapkan sesuai dengan karakteristik wilayah di Jawa Tengah. Inovasi peringatan dini longsor skala mikro menjadi solusi yang relevan karena dapat dipasang di banyak titik rawan, dioperasikan oleh masyarakat, serta memberikan peringatan lebih cepat sebelum terjadi bencana. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko longsor.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, dikembangkanlah inovasi MICRO-LONGS sebagai alat pendeteksi dini longsor skala mikro berbasis sensor dan mikrokontroler. Inovasi ini bertujuan untuk membantu mengurangi risiko korban jiwa dan korban luka akibat longsor melalui penyampaian informasi peringatan secara cepat dan mudah dipahami. Dengan penerapan MICRO-LONGS, diharapkan upaya mitigasi bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Tengah dapat dilakukan secara lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
KEUNGGULAN INOVASI
Paragraf ini menjelaskan tentang keunggulan dari produk inovasi yang diajukan
Aspek Ekonomi
| Nama | : | LILLY MARSYA ALENA |
| Alamat | : | Desa.Aditirto,Dusun.Kalibalong,RT.08/RW.02,Kec.Pejagoan,Kab.Kebumen,Provinsi.Jawa Tengah |
| No. Telepon | : | 089602158050 |