XR ANATOMY Platform Pembelajaran Anatomi Hewan Berbasis Extended Reality untuk Pendidikan Veteriner Berkelanjutan

Pendidikan anatomi hewan di Indonesia masih bergantung pada cadaver yang diawetkan formalin. Metode konvensional ini secara langsung bertentangan dengan tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB: SDG 3 (Kehidupan Sehat & Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 15 (Ekosistem Darat). Paparan formalin — karsinogen Grup 1 menurut WHO — menimbulkan risiko kesehatan kronis bagi mahasiswa dan staf laboratorium. Keterbatasan cadaver menciptakan ketimpangan akses belajar antar institusi, sementara pengorbanan hewan yang berkelanjutan mendorong biaya operasional yang terus meningkat tanpa batas waktu.

PT. Edutech Digital Nusantara menghadirkan XR Anatomi Hewan sebagai solusi berbasis Extended Reality (XR) yang menggabungkan Virtual Reality, Augmented Reality, dan simulasi 3D interaktif. Platform ini memungkinkan mahasiswa menjelajahi anatomi hewan secara imersif — dari organ makroskopik hingga detail histologi tingkat sel — tanpa satu pun hewan dikorbankan dan tanpa paparan bahan kimia berbahaya.

Dikembangkan bersama 12 mahasiswa dan divalidasi oleh 7 dosen Departemen Anatomi FKH Universitas Gadjah Mada, produk ini telah melewati uji coba resmi dengan 300+ mahasiswa selama dua semester berturut-turut. FKH UGM telah menjadi klien pertama dengan lisensi B2B aktif senilai Rp 150.000.000. Produk telah dipresentasikan di dua konferensi AFKHI nasional (Pekanbaru 2024 & UGM 2025).

Dengan target 328.500 pengguna dari 13 FKH, prodi Peternakan, Biologi, klinik hewan, dan SMA se-Indonesia, XR Anatomi Hewan memproyeksikan omset kumulatif Rp 286,6 miliar dalam lima tahun — menjadikannya solusi edutech veteriner pertama dan terlengkap buatan Indonesia.
 

Latar Belakang
1. Masalah yang Ingin Diselesaikan
Pendidikan anatomi hewan di Indonesia menghadapi tantangan struktural yang serius. Selama puluhan tahun, praktikum anatomi di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan program studi terkait masih sepenuhnya bergantung pada cadaver hewan yang diawetkan menggunakan formalin. Metode ini melahirkan setidaknya lima masalah kritis secara bersamaan.

Pertama, masalah kesehatan. Formalin merupakan karsinogen Grup 1 menurut WHO — paparan jangka panjang meningkatkan risiko kanker nasofaring, leukemia, dan gangguan pernapasan kronis pada mahasiswa maupun staf laboratorium. Namun penggunaannya terus berlanjut karena tidak ada alternatif yang tersedia.

Kedua, masalah etika dan lingkungan. Ribuan hewan dikorbankan setiap tahun semata untuk keperluan praktikum — bertentangan dengan prinsip kesejahteraan hewan dan SDG 15 (Ekosistem Darat). Limbah kimia formalin juga menimbulkan beban lingkungan yang signifikan.

Ketiga, masalah keterbatasan akses. Tidak semua kampus memiliki laboratorium anatomi yang memadai. Spesimen mahal, mudah rusak, dan tidak bisa diperbanyak — menciptakan ketimpangan kualitas pendidikan yang mencolok antara FKH besar dan institusi di daerah.

Keempat, masalah efisiensi belajar. Satu cadaver harus digunakan bergantian oleh banyak mahasiswa dalam waktu terbatas. Tidak ada kesempatan untuk mengulang, memperdalam, atau mengeksplorasi secara mandiri di luar jam praktikum yang sudah dijadwalkan.

Kelima, masalah keterbatasan detail. Cadaver fisik tidak memungkinkan eksplorasi ke tingkat histologi — mahasiswa hanya dapat mempelajari anatomi makroskopik, padahal pemahaman mendalam tentang struktur jaringan dan sel sangat krusial dalam pendidikan veteriner.

2. Solusi yang Ditawarkan
PT. Edutech Lab Indonesia menghadirkan XR Anatomi Hewan — platform pembelajaran berbasis Extended Reality (XR) yang menggabungkan Virtual Reality, Augmented Reality, dan simulasi 3D interaktif untuk studi anatomi hewan secara imersif dan komprehensif.

Dengan XR Anatomi Hewan, mahasiswa dapat menjelajahi seluruh struktur anatomi hewan secara digital — memutar, memotong, memperbesar, dan mengidentifikasi setiap organ, jaringan, hingga sel — kapan saja, di mana saja, tanpa batas waktu. Tidak ada satu pun hewan yang dikorbankan. Tidak ada formalin. Tidak ada keterbatasan spesimen. Satu platform dapat melayani ratusan mahasiswa secara bersamaan dengan kualitas eksplorasi yang identik dan konsisten.

Platform ini secara langsung menjawab SDG 3 (menghilangkan paparan karsinogen), SDG 4 (demokratisasi akses pendidikan veteriner berkualitas), dan SDG 15 (menghentikan pengorbanan hewan untuk keperluan akademik).

3. Sejarah Inovasi dan Pengembangan Produk
Ide XR Anatomi Hewan lahir dari pengamatan langsung di laboratorium anatomi FKH Universitas Gadjah Mada. Fatkhu Rozak, pendiri PT. Edutech Lab Indonesia, menyaksikan sendiri bagaimana mahasiswa harus bergantian mengamati cadaver dalam waktu yang sangat terbatas — satu spesimen untuk belasan mahasiswa, satu sesi untuk materi yang seharusnya dipelajari berulang kali. Banyak mahasiswa tidak mendapat kesempatan eksplorasi yang cukup. Mereka mencatat tanpa benar-benar memahami. Mereka mengamati dari jauh tanpa bisa menyentuh atau menelusuri sendiri.

Keprihatinan itulah yang mendorong lahirnya gagasan: bagaimana jika setiap mahasiswa bisa memiliki cadaver sendiri — yang tidak pernah habis, bisa diulang, dan bisa dijelajahi hingga ke tingkat sel?

Pada Mei 2024, pengembangan resmi dimulai. Bersama 12 mahasiswa FKH UGM sebagai penyusun konten dan di bawah bimbingan ilmiah 7 dosen Departemen Anatomi, tim membangun modul pertama: Anatomi Anjing (Canis lupus familiaris). Proses mencakup riset atlas anatomi yang dibuat oleh Dr. drh. Hery Wijayanto, M.P., serta rekaman narasi oleh dosen ahli.

Pada Januari 2025, produk selesai dikembangkan dan dipresentasikan di AFKHI UGM. Pada Maret–Juni 2025, uji coba resmi dilaksanakan bersama 300+ mahasiswa FKH UGM selama satu semester penuh. Hasilnya, FKH UGM memutuskan untuk membeli lisensi B2B dan mengintegrasikan platform ini ke dalam kurikulum resmi mulai September 2025 — menjadikan XR Anatomi Hewan sebagai produk edutech veteriner pertama buatan Indonesia yang sudah terbukti dan digunakan secara komersial.

Satu-satunya platform XR anatomi hewan berbahasa Indonesia. Divalidasi 7 dosen FKH UGM, aktif digunakan 300+ mahasiswa selama 2 semester. Lebih terjangkau dari kompetitor global. Mendukung VR, AR, mobile, dan desktop dalam satu platform terintegrasi.
 

Nama : Fatkhu Rozak
Alamat : Jl. Perintis Kemerdekaan No.23, Kramat Sel., Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56115
No. Telepon : 08562880805