Permasalahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah sering kali menjadi fenomena gunung es, di mana jumlah kasus yang tampak di permukaan jauh lebih sedikit daripada realitas yang terjadi. Lingkungan sekolah yang sejatinya menjadi zona aman bagi perkembangan siswa, kerap tercoreng oleh tindakan perundungan yang tidak terdeteksi, sehingga mengganggu ruang tumbuh akademis peserta didik.
Faktor utama yang melanggengkan fenomena ini adalah kegagalan metode pelaporan konvensional, seperti kotak saran fisik atau pelaporan tatap muka langsung. Metode tradisional tersebut menimbulkan hambatan psikologis berupa ketakutan akan intimidasi balasan dari pelaku. Selain itu, sistem manual memunculkan ketidakpastian bagi korban karena tidak adanya transparansi mengenai tindak lanjut laporan.
Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan inovasi SI ALBI (Sistem Anti Bullying Interaktif), platform digital berbasis web yang terintegrasi dengan tracking system. Metode inovasi ini dirancang untuk mempermudah siswa melaporkan berbagai jenis perundungan secara real-time melalui gawai. Keunggulan sistem ini terletak pada jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan kepastian penanganan kasus melalui fitur Kode Tiket Pelaporan yang unik.
Hasil penerapan inovasi meliputi ketersediaan dashboard pelaporan digital melalui laman https://smp1undaan.sch.id/sialbi dan integrasi luring via poster berisi QR Code di lingkungan sekolah. Implementasi SI ALBI terbukti membantu Guru BK menindaklanjuti laporan secara terstruktur, sementara pelapor bisa memantau progres secara transparan. Dampak nyata inovasi ini adalah terputusnya rantai impunitas pelaku perundungan, terciptanya data penanganan yang akuntabel, serta mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.
Kata Kunci: Anti Bullying, SI ALBI, Tracking System, Transparansi, Sekolah Ramah Anak.
Lingkungan sekolah sejatinya harus menjadi zona aman, inklusif, dan nyaman bagi seluruh siswa untuk menuntut ilmu serta mengembangkan potensi diri tanpa rasa takut. Namun pada kenyataannya, fenomena perundungan (bullying) masih menjadi momok dan tantangan serius yang mencoreng dunia pendidikan kita. Banyak siswa yang menjadi korban maupun saksi mata memilih untuk menutup diri dan diam (silent majority). Keengganan mereka untuk bersuara ini umumnya berakar dari berbagai hambatan psikologis, seperti trauma, rasa malu, hingga kecemasan sosial yang mendalam.
Di lingkungan SMP 1 Undaan, kendala ini diperparah oleh metode pelaporan konvensional yang tersedia saat ini, seperti penggunaan kotak saran fisik atau keharusan melapor langsung ke ruang Bimbingan Konseling (BK). Metode tradisional tersebut dirasa sudah tidak lagi efektif dan relevan. Kotak saran fisik kerap kali terabaikan dan tidak dimonitor secara real-time, sehingga penanganan kasus menjadi sangat lambat. Di sisi lain, melapor secara tatap muka ke ruang BK justru memicu ketakutan tersendisii bagi siswa; mereka khawatir akan dicap sebagai "pengadu" oleh teman sebaya atau, yang lebih buruk, mendapat intimidasi balasan dari pelaku perundungan. Selain masalah privasi, kelemahan mendasar dari sistem manual ini adalah timbulnya ketidakpastian tindak lanjut. Siswa berada dalam posisi "buta" karena tidak pernah mengetahui apakah laporan yang mereka layangkan sudah dibaca, sedang diproses, atau justru berakhir di tempat sampah.
Kondisi stagnan ini menuntut adanya transformasi mekanisme pelaporan yang lebih adaptif, responsif, dan memanfaatkan perkembangan teknologi di era digital. Sebagai jawaban atas urgensi tersebut, lahirlah inovasi SI ALBI (Sistem Anti Bullying Interaktif). Berbeda dengan aplikasi pengaduan publik pada umumnya, SI ALBI mengedepankan asas akuntabilitas dan keamanan tingkat tinggi melalui integrasi sistem Tiket Pelaporan. Berdasarkan implementasi yang telah berjalan, sistem digital ini memungkinkan siswa untuk mengirimkan laporan secara privat. Setelah melapor, siswa baik sebagai korban/saksi akan mendapatkan kode unik (tiket) yang berfungsi sebagai alat untuk memantau status penanganan kasus oleh Guru BK secara berkala tanpa perlu mengungkap identitas asli mereka ke publik.
Keunggulan produk inovasi SI ALBI dibandingkan metode konvensional:
| Nama | : | Musthofa Basyar, S.Pd |
| Alamat | : | Jl. Kudus-Purwodadi km 13 Sambung Undaan Kudus |
| No. Telepon | : | 085640761507 |