Tingginya timbulan sampah organik di Indonesia, khususnya sisa makanan, menjadi tantangan sekaligus peluang dalam penerapan ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem SIRKULASI-BSF, yaitu sistem monitoring massa maggot berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor load cell dan mikrokontroler ESP32, serta mengembangkan model prediksi waktu panen berbasis data historis. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya potensi limbah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), khususnya dalam aspek monitoring dan prediksi panen. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif eksplanatori dengan analisis data berbasis visualisasi dari aplikasi MIT App Inventor “Budidaya Maggot”, serta analisis kelayakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem SIRKULASI-BSF mampu memantau massa maggot secara real-time dan memberikan notifikasi waktu panen secara akurat. Berat maggot yang dihasilkan mencapai 935,65 gram atau 187% dari target 500 gram, menunjukkan efektivitas sistem dalam mendukung produktivitas budidaya. Selain itu, sistem ini juga terbukti layak secara ekonomi dengan modal awal sebesar Rp747.200, pendapatan Rp120.000 per bulan, dan periode pengembalian modal selama 6,23 bulan. Dengan demikian, SIRKULASI-BSF memiliki potensi sebagai inovasi teknologi terintegrasi dalam pengelolaan limbah organik berbasis ekonomi sirkular, khususnya dalam mendukung efisiensi dan keberlanjutan budidaya maggot di tingkat masyarakat.
Kata Kunci: Sampah organik, Maggot Black Soldier Fly (BSF), Internet of Things (IoT), Load cell dan ESP32, Prediksi waktu panen
Tingginya timbulan sampah organik di Indonesia menjadi tantangan sekaligus peluang dalam penerapan ekonomi sirkular. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, timbulan sampah nasional mencapai 32,8 juta ton dengan dominasi sampah organik, terutama sisa makanan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga berpotensi menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Dalam konsep ekonomi sirkular, limbah organik dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai ekonomi melalui teknologi biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Larva BSF mampu mengurai limbah organik secara efisien sekaligus menghasilkan maggot yang bernilai ekonomis sebagai pakan alternatif.
Di Kabupaten Cilacap, potensi pemanfaatan limbah organik sangat besar. Terdapat 168 SPPG yang diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton limbah organik per hari. Namun, pemanfaatannya masih belum optimal dan budidaya maggot masih menghadapi kendala dalam monitoring pertumbuhan dan pengelolaan produksi. Berdasarkan wawancara dengan komunitas peternak maggot, budidaya BSF dinilai efektif karena 1 kg maggot mampu mengurai hingga 1 kg limbah organik. Selain itu, telur BSF memiliki produktivitas tinggi dalam menghasilkan biomassa maggot dalam waktu singkat.
Oleh karena itu, dikembangkan inovasi SIRKULASI-BSF, yaitu sistem monitoring massa maggot berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan sensor load cell dan ESP32 dengan fitur prediksi waktu panen otomatis. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah organik, mendukung ekonomi sirkular, serta menciptakan budidaya maggot yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan
Keunggulan inovasi SIRKULASI-BSF terletak pada integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dengan sistem budidaya maggot BSF yang mampu melakukan monitoring massa maggot secara real-time menggunakan sensor load cell dan ESP32. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya memantau suhu, kelembapan, atau kondisi lingkungan, inovasi ini dilengkapi fitur prediksi waktu panen otomatis berbasis data historis pertumbuhan maggot. Sistem juga terhubung dengan aplikasi mobile sehingga pengguna dapat memantau berat maggot, jumlah pakan, laju pertumbuhan, dan estimasi panen secara langsung. Selain itu, inovasi ini mendukung pengelolaan limbah organik berbasis ekonomi sirkular dengan biaya relatif murah, mudah diterapkan, dan berpotensi meningkatkan produktivitas budidaya maggot secara lebih efisien dan berkelanjutan.
| Nama | : | FITYAN ZAKY KAMALUDDIN |
| Alamat | : | Jl. Urip Sumoharjo No. 246 RT. 03 / 10 Gumilir, Kec. Cilacap Utara, Cilacap |
| No. Telepon | : | 089512119711 |