Pada zaman digitalisasi, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak yang signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata. Teknologi informasi dan komunikasi mampu menciptakan sebuah tren bagi para pengelola destinasi wisata dalam mengenalkan keunggulan produk mereka kepada khalayak ramai. Peluang ini memudahkan masyarakat menemukan informasi sehingga tanpa sadar meningkatkan ketertarikan pada destinasi yang ditawarkan tersebut. Adanya perkembangan ini, seharusnya teknologi bukan hanya sekadar inovasi, melainkan kebutuhan inklusif untuk mewujudkan kesetaraan digital, khususnya bagi para penyandang disabilitas.
Namun, faktanya masih sangat terbatas platform bidang pariwisata yang betul betul inklusif di Indonesia, bahkan nihil di Kabupaten Purbalingga. Rendahnya tingkat inklusivitas platform digital pariwisata di Purbalingga yang menyebabkan para penyandang disabilitas mengalami kesenjangan digital dalam akses informasi pariwisata, sehingga diperlukan adanya langkah untuk meregulasi hal tersebut.
SINGGAH (Supportive Inclusive Gateway to Purbalingga) merupakan sebuah aplikasi berbasis android sebagai upaya digitalisasi pariwisata inklusif di Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan dalam inovasi adalah Research and Development dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada analisis data dilakukan uji efektivitas menggunakan System Usability Scale (SUS) Analyze. Aplikasi SINGGAH dikembangkan dengan fitur audio guide, penerjemah bahasa isyarat, dan real-location.
Aplikasi SINGGAH memperoleh hasil validasi ahli media dan ahli materi dengan kategori “Sangat Baik”, serta hasil uji SUS Analyze dengan kategori “Excellent”. Berdasarkan hasil tersebut, Aplikasi SINGGAH berpotensi menjadi solusi strategis dalam pengembangan pariwisata inklusif dan pengurangan kesenjangan digital di Kabupaten Purbalingga.
Kata Kunci: digitalisasi, inklusif, pariwisata
Teknologi informasi dan komunikasi menjadi penopang utama perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya di berbagai belahan dunia karena mampu menyediakan akses informasi, memfasilitasi komunikasi, serta meningkatkan efisiensi aktivitas manusia (Pamungkas dan Praditya, 2024). Perkembangan teknologi ini juga berdampak besar pada sektor pariwisata. Kabupaten Purbalingga memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan pariwisata di era digital.
Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Purbalingga memperkuat pengembangan pariwisata melalui Tim Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. Media sosial menjadi sarana utama dalam meningkatkan branding pariwisata daerah. Namun, akses digital tersebut belum dapat dinikmati seluruh masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Data Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah (2025) mencatat terdapat 9.205 penyandang disabilitas di Purbalingga yang memerlukan fasilitas digital inklusif, sejalan dengan tujuan SDGs nomor 10 tentang pengurangan kesenjangan.
Sebagai solusi, diinisiasi aplikasi pariwisata inklusif berbasis Android yang menyediakan informasi wisata Purbalingga dengan fitur bahasa isyarat dan audio guide agar mudah diakses dan nyaman digunakan semua kalangan.
Dalam dunia pariwisata, aplikasi berbasis android sangat marak digunakan sebagai alat promosi. Contohnya aplikasi “Purbalingga Memikat” yang memuat informasi destinasi wisata sebagai media pengenalan dan promosi wisata di Kabupaten Purbalingga.
Berbeda dengan aplikasi serupa, pada aplikasi SINGGAH ini selain memuat informasi mengenai destinasi wisata di Kabupaten Purbalingga, juga memuat fitur pendukung yang ramah disabilitas, seperti audio guide, panduan penerjemah bahasa isyarat, dan real-location. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri bagi aplikasi SINGGAH karena dapat digunakan oleh semua kalangan, yang bermanfaat terhadap regulasi terkait kesenjangan digital. Sehingga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 10 tentang berkurangnya kesenjangan.
Selanjutnya, aplikasi SINGGAH dibuat dan dikembangkan menggunakan website sederhana dengan metode drag and drop tanpa bahasa pemrograman, namun aplikasi ini berhasil tercipta dan mampu berinovasi, serta dapat diakses oleh semua orang.
| Nama | : | Labib Mubarok |
| Alamat | : | Jalan Majapura RT 03 RW 05, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah |
| No. Telepon | : | (0281) 759248 |