ETTAWA-SENSE: Inovasi Kalung Pintar Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Pemantauan Suhu Tubuh dan Denyut Jantung Kambing Perah (Capra Aegagrus Hircus)

Peternakan kambing perah (Capra aegagrus hircus) memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Produktivitas susu sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan ternak. Perubahan suhu tubuh dan denyut jantung pada ternak dapat menjadi indikator awal adanya stres atau gangguan kesehatan yang berpotensi menurunkan produksi susu. Namun, pemantauan kondisi ternak di peternakan rakyat umumnya masih dilakukan dengan melihat dan memperhatikan kondisi hewan secara langsung oleh peternak sehingga perubahan kondisi ternak kurang dapat diketahui dengan cepat.

Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya sistem pemantauan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dikembangkan ETTAWA-SENSE, yaitu inovasi kalung pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk memantau suhu tubuh dan denyut jantung kambing perah (Capra aegagrus hircus) secara real-time. Sensor yang terpasang pada kalung akan mengukur suhu tubuh dan denyut jantung ternak, kemudian data dikirimkan melalui jaringan nirkabel dan ditampilkan pada website pemantauan yang dapat diakses oleh peternak.

Keunggulan ETTAWA-SENSE terletak pada kemampuannya melakukan pemantauan kondisi ternak secara otomatis dan berkelanjutan serta menyajikan data yang mudah dipahami melalui website. Sistem ini memungkinkan peternak mengetahui perubahan suhu tubuh dan denyut jantung ternak lebih cepat dibandingkan pemantauan yang hanya dilakukan melalui pengamatan langsung secara berkala, sehingga dapat membantu peternak dalam menentukan keputusan yang tepat terkait waktu pemerahan susu berdasarkan kondisi ternak.

Penerapan inovasi ETTAWA-SENSE diharapkan dapat membantu peternak memantau kondisi ternak secara lebih efektif sehingga tindakan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Dengan demikian, kesehatan ternak dapat lebih terjaga, risiko penurunan produksi susu dapat diminimalkan dan efesiensi pengelolaan peternak usaha pemerah susu.

Peternakan kambing perah (Capra aegagrus hircus) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Usaha ternak ini memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi karena susu kambing semakin banyak diminati oleh masyarakat sebagai sumber protein hewani alternatif. Peningkatan permintaan tersebut membuat peternak perlu menjaga kondisi kesehatan ternak agar produksi susu tetap stabil dan berkualitas.

Kondisi kesehatan ternak dapat diketahui melalui beberapa indikator pada tubuh hewan, salah satunya suhu tubuh dan denyut jantung. Pada kondisi normal, suhu tubuh kambing perah (Capra aegagrus hircus) berada pada kisaran 38,5–39,7°C, sedangkan denyut jantung normal berkisar 70–90 denyut per menit. Ketika ternak mengalami stres atau gangguan kesehatan, suhu tubuh dapat meningkat hingga di atas 40°C dan denyut jantung dapat meningkat menjadi lebih dari 100 denyut per menit. Perubahan tersebut menjadi tanda awal bahwa kondisi tubuh ternak tidak berada pada keadaan yang optimal dan berpotensi menurunkan produksi susu.

 Stres pada ternak dapat mempengaruhi kondisi tubuh serta produktivitas susu. Ali dan Sumartono (2020) menjelaskan bahwa stres pada kambing perah (Capra aegagrus hircus) dapat diidentifikasi melalui perubahan suhu tubuh dan denyut jantung. Penelitian oleh Komalasari et al. (2021) juga menyatakan bahwa perubahan kondisi tubuh pada ternak ruminansia kecil dapat mempengaruhi perilaku serta performa produksi susu. Selain itu, Neethirajan (2020) menjelaskan bahwa teknologi berbasis sensor dan Internet of Things (IoT) dapat dimanfaatkan untuk membantu pemantauan kondisi kesehatan ternak secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Peternak rakyat masih memantau kondisi ternak dengan memperhatikan kondisi fisik dan perilaku hewan secara langsung. Cara tersebut sangat bergantung pada pengalaman peternak sehingga perubahan suhu tubuh dan denyut jantung kurang diketahui dengan cepat. Keterlambatan mengetahui perubahan kondisi ternak dapat menyebabkan tanda awal stres tidak terdeteksi sejak dini dan akhirnya mempengaruhi kestabilan produksi susu.

Kabupaten Tegal memiliki potensi pengembangan peternakan kambing perah yang cukup baik karena usaha ternak ini menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat pedesaan. Namun, pengelolaan kesehatan ternak pada sebagian peternakan rakyat masih belum didukung oleh teknologi pemantauan yang dapat membantu peternak mengetahui kondisi ternak secara cepat dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi yang dapat membantu peternak memantau kondisi ternak dengan lebih efektif.

Inovasi ETTAWA-SENSE berupa kalung pintar berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk memantau suhu tubuh dan denyut jantung kambing perah (Capra aegagrus hircus) secara real-time. Sensor pada kalung akan mengukur suhu tubuh dan denyut jantung ternak, kemudian data dikirimkan melalui jaringan nirkabel dan ditampilkan pada sistem pemantauan berbasis website. Inovasi ini diharapkan dapat membantu peternak mengetahui perubahan kondisi ternak lebih cepat sehingga tanda stres dapat dideteksi lebih awal dan penanganan dapat dilakukan secara tepat. Dengan demikian, kesehatan ternak dapat lebih terjaga dan kestabilan produksi susu dapat dipertahankan.

Keunggulan inovasi ini bisa dirasakan semua masyarakat karena memiliki alasan sebagai berikut:

Keunggulan ETTAWA-SENSE terletak pada kemampuannya memantau suhu tubuh dan denyut jantung kambing perah (Capra aegagrus hircus) secara real-time melalui sensor berbasis Internet of Things (IoT) yang terpasang pada kalung pintar dan terhubung dengan website pemantauan. Sistem ini memungkinkan peternak mengetahui perubahan kondisi ternak secara lebih cepat sehingga deteksi awal terhadap stres atau gangguan kesehatan dapat dilakukan lebih dini. Hal ini menjadi pembaharuan dibandingkan metode pemantauan yang masih dilakukan dengan memperhatikan kondisi ternak secara langsung oleh peternak dan tidak dipantau secara terus-menerus. Dengan adanya sistem pemantauan berbasis data yang dapat diakses melalui website, pengelolaan kesehatan kambing perah menjadi lebih efisien dan mendukung kestabilan produksi susu.

Nama : Zakiah Galuh Azahra
Alamat : JL. Garuda, No. 1a Bongkok, Kramat, Menjung, Kertayasa, Kec. Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah 52181
No. Telepon : 083148540815