TEMPE STORY

Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Cilacap dan Banyumas di sebelah barat, dan dikenal dengan kekayaan kuliner yang khas, salah satunya adalah tempe mendoan. Tempe di daerah Kebumen umumnya dibuat tipis kemudian digoreng menggunakan tepung bumbu dan disantap dengan sambal kecap. Namun, tempe memiliki masa simpan yang pendek sehingga sulit untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke luar Pulau Jawa dan luar negeri. Hal ini mendorong terlahirnya produk inovasi kami yaitu Tempe Story, sebuah inovasi pangan berbasis kearifan lokal dari Kebumen yang hadir dalam bentuk paket tempe siap fermentasi. Produk Tempe Story telah dikemas menggunakan teknologi modern yang dirancang untuk mempertahankan kualitas kedelai sekaligus memperpanjang masa simpannya hingga 6 bulan di suhu ruang. Tempe Story merupakan inovasi yang dapat dijadikan produk oleh-oleh khas Kebumen karena praktis, ekonomis, mudah diolah serta tahan lama.
Proses produksinya telah melalui tahap sterilisasi, berupa pencucian, perebusan, pengukusan, dan pengemasan menggunakan vacuum bag untuk menjaga kebersihan dan kualitas produk tempe. Produk ini telah dilengkapi ragi tempe, tepung bumbu mendoan, dan sambal kecap yang autentik. Kehadiran produk ini tidak hanya mempermudah konsumen, tetapi juga mendukung keberlanjutan tradisi kuliner lokal di era modern yang lezat dan bernilai budaya. Dengan sistem pengolahan yang higienis dan kemasan yang aman, cita rasa asli mendoan Kebumen tetap terjaga dengan sempurna. Tempe Story telah hadir untuk menjadi solusi terbaik atas keterbatasan distribusi tempe, mengenalkan warisan budaya kuliner nusantara ke ranah internasional, dan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat global.

Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Cilacap dan Banyumas di sebelah barat, dan dikenal dengan kekayaan kuliner yang khas, salah satunya adalah tempe mendoan. Tempe di daerah Kebumen umumnya dibuat tipis kemudian digoreng menggunakan tepung bumbu dan disantap dengan sambal kecap. Awalnya tempe mendoan khas kebumen hanya ada dan dinikmati secara langsung di warung-warung lokal. Namun seiring meningkatnya permintaan konsumsen, tempe mulai dikemas menggunakan kemasan tradisonal seperti besek agar bisa dibawa pulang dan dinikmati di rumah. Meski inovasi ini sangat memudahkan konsumen, namun terdapat kendala dalam pelaksanaannya yaitu masa simpan tempe yang relatif singkat. Tempe yang dikemas dalam kemasan besek hanya dapat bertahan dalam waktu yang terbatas dan memerlukan penyimpanan dikulkas agar tetap awet. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi konsumen yang ingin menyimpan tempe dalam jangka waktu yang lebih lama. Masalah masa simpan yang pendek menjadi semakin serius ketika tempe akan di distribusikan ke daerah-daerah terpencil. Permasalahan sering kali muncul dari rutinitas sehari-hari yang tampak sederhana namun memiliki dampak yang besar. Salah satunya saya alami melalui curahan hati saudara saya yang tinggal di Papua dan Kalimantan. Saat hari raya, saudara saya selalu pulang ke Kebumen. Mereka memiliki kebiasaan yaitu kembali ke daerah rantauan dengan membawa banyak makanan khas daerah, terutama tempe. Bagi kami yang tinggal di Jawa, tempe sangatlah mudah ditemukan dan sudah menjadi salah satu makanan pokok. Namun berbeda dengan wilayah papua tempat rantauan saudara saya, disana mereka tidak dapat menjumpai tempe dengan mudah. Untuk dapat menikmati tempe, saudara saya harus menempuh perjalanan jauh ke kota besar seperti Nabire karena keterbatasan distribusi tempe ke daerah pelosok.Cerita ini membuka mata kami bahwa ternyata tempe yang merupakan makanan bergizi dan sederhana ini belum dapat diakses secara mudah di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil luar Pulau Jawa. Dari permasalahan ini, kami melakukan diskusi tentang bagaimana cara agar tempe bisa lebih mudah diakses tanpa harus bergantung kepada lokasi produksi yang terbatas dan bisa dinikmati oleh siapa saja, dimana saja. Sebagai bentuk solusi atas permasalahan tersebut, Tempe Story dikembangkan sebagai produk inovatif dalam bentuk paket bahan baku tempe siap fermentasi yang dapat diolah menjadi mendoan yang merupakan makanan olahan tempe khas dari Kebumen. Produk ini telah melalui serangkaian proses sterilisasi, seperti pencucian, pengukusan, dan perebusan sebelum dikemas dalam kondisi vakum. Metode tersebut dapat meminimalisir, risiko kontaminasi pada bahan baku sehingga kualitas bahan baku akan tetap terjaga hingga tahap fermentasi dilakukan oleh konsumen. Pengemasan kedelai secara modern yang kami terapkan terbukti mampu memperpanjang masa simpan hingga 6 bulan tanpa memerlukan pendingin. Produk ini merupakan solusi yang efektif untuk menjawab permasalahan daya tahan dan distribusi tempe sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat yang merantau dari daerah asalnya, baik yang ada di luar pulau atau di luar negeri.Keunikan lain yang terdapat dalam Tempe Story adalah kelengkapan dari paketnya, yang tidak hanya menyediakan kedelai siap fermentasi dan ragi tempe, tetapi juga tepung mendoan serta sambal kecap sebagai pelengkap dari produk. Melalui konsep seperti ini, konsumen tidak hanya dapat menikmati tempe buatan sendiri dengan mudah, akan tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif mengenai fermentasi pangan Dengan demikian, Tempe Story menjadi produk kolaborasi dari potensi kearifan lokal kota Kebumen dan inovasi modern yang terdapat dalam tempe instan. Inovasi Tempe Story telah membuka peluang baru untuk mengenalkan tempe sebagai produk yang dapat dinikmati di seluruh Indonesia hingga seluruh penjuru dunia, sekaligus suatu bentuk pemberdayaan bagi petani dan perajin tempe lokal yang terdapat di Kebumen.

Inovasi tempe story menawarkan berbagai macam keunggulan, mulai dari masa simpan yang lebih lama hingga 6 bulan tanpa perlu pendingin, kemasan yang lebih modern sehingga praktis dan aman untuk dibawa ke mana saja, hingga kualitas yang premium namun tetap autentik khas tempe tradisional Kebumen. Produk ini mudah diolah sehingga sangat praktis bagi konsumen yang tinggal atau ingin membawa tempe ke luar pulau bahkan ke luar negeri tanpa khawatir kualitas tempe menjadi rusak dan rasanya menjadi berbeda. Selain itu, Produk Inovasi Tempe Story mendukung distribusi yang lebih luas dan berpotensi menjadi oleh-oleh khas daerah dan produk ekspor yang dapat memperkenalkan makanan khas
Kebumen ke tingkat nasional dan global. Dengan konsep DIY (Do It Yourself), kami menawarkan experience membuat tempe kepada konsumen sehingga konsumen dapat mengalami sendiri proses pembuatan tempe dengan mudah dan praktis. Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kelengkapan paket yang mencakup ragi, sambal kecap dan tepung mendoan, sehingga memberikan nilai lebih dibandingkan tempe konvensional.

Nama : Alifiya Khoirunnisa
Alamat : Dk. Entak, RT 01/RW 03, Tambakrejo, Buluspesantren, Kebumen
No. Telepon : 0895704319011