Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola konsumsi informasi generasi muda, termasuk dalam mempelajari sejarah. Metode pembelajaran konvensional cenderung kurang diminati karena dianggap monoton dan kurang interaktif. Padahal, Indonesia memiliki banyak situs bersejarah yang bernilai tinggi, salah satunya Benteng Van der Wijck. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif yang mampu mengemas edukasi sejarah menjadi lebih menarik dan relevan dengan kebiasaan generasi muda saat ini.
Permasalahan utama yang dalam penelitian ini adalah rendahnya minat generasi muda terhadap pembelajaran sejarah serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi wisata sejarah. Selain itu, potensi Benteng Van der Wijck sebagai destinasi wisata edukatif belum dimaksimalkan secara optimal untuk menarik perhatian pengunjung, khususnya dari kalangan anak muda.
Metode inovasi yang digunakan adalah pengembangan game digital berbasis edukasi yang mengintegrasikan unsur sejarah, visual interaktif, dan alur cerita yang menarik. Game ini dirancang dengan pendekatan storytelling serta gameplay yang immersif agar pemain dapat memahami latar belakang, fungsi, dan nilai historis Benteng Van der Wijck secara lebih mudah. Proses pengembangan meliputi tahap perancangan konsep, desain visual, implementasi sistem, hingga pengujian pengalaman pengguna.
Hasil yang diharapkan dari inovasi ini adalah meningkatnya minat belajar sejarah, kesadaran terhadap warisan budaya, serta daya tarik wisata Benteng Van der Wijck. Selain itu, pengembangan game ini juga berpotensi mendukung promosi pariwisata lokal dan meningkatkan perekonomian UMKM di sekitar kawasan wisata.
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi muda. Media interaktif seperti game menjadi salah satu bentuk hiburan yang diminati karena mampu menghadirkan pengalaman yang menarik, visual, dan partisipatif. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 menunjukkan bahwa 28,17% masyarakat Indonesia aktif bermain game online dengan rata-rata waktu bermain 1–3 jam per hari. Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menunjukkan bahwa penggunaan smartphone pada usia remaja mencapai 97,83%, sehingga media digital memiliki potensi besar sebagai sarana penyebaran informasi dan promosi wisata berbasis budaya.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian cagar budaya masih tergolong rendah. Banyak destinasi wisata sejarah dikunjungi hanya sebagai tempat rekreasi tanpa memahami nilai sejarah, budaya, dan identitas lokal yang dimiliki. Kurangnya media promosi yang interaktif dan edukatif menyebabkan informasi mengenai warisan budaya belum tersampaikan secara optimal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Salah satu situs bersejarah yang memiliki potensi besar adalah Benteng Van der Wijck. Benteng peninggalan kolonial Belanda ini merupakan ikon wisata sejarah di Kabupaten Kebumen dengan keunikan arsitektur berbentuk segi delapan serta nilai historis yang tinggi. Selain menjadi destinasi wisata, Benteng Van der Wijck juga memiliki nilai budaya penting sebagai bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Namun, promosi wisata Benteng Van der Wijck masih didominasi media konvensional seperti brosur, poster, dan informasi tekstual sehingga kurang mampu menarik perhatian generasi muda. Promosi melalui media sosial dan video dari konten kreator memang telah dilakukan, namun sebagian besar hanya menampilkan sisi hiburan dan visual wisata tanpa memberikan pemahaman mendalam mengenai nilai sejarah dan budaya benteng.
Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan inovasi media promosi yang lebih interaktif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian cagar budaya sekaligus meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, game “FORTIFY” dikembangkan sebagai media promosi interaktif Benteng Van der Wijck dengan pendekatan edutainment melalui visual interaktif, alur cerita, dan eksplorasi lingkungan virtual yang terinspirasi dari kondisi nyata benteng. Melalui inovasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengenal nilai sejarah Benteng Van der Wijck secara lebih menarik dan modern sehingga mampu meningkatkan ketertarikan untuk berkunjung serta mendukung promosi pariwisata budaya di Kabupaten Kebumen.
Game “FORTIFY” memiliki beberapa keunggulan inovasi seperti berikut ini.
1. Menggunakan Konsep Game Platformer Interaktif
Game “FORTIFY” dikembangkan dalam bentuk game platformer yang menghadirkan tantangan berupa rintangan dan eksplorasi area permainan sehingga menciptakan pengalaman bermain yang lebih menarik dan tidak monoton.
2. Menggabungkan Unsur Edukasi dan Hiburan (Edutainment)
Informasi sejarah mengenai Benteng Van der Wijck disampaikan melalui gameplay dan kuis interaktif sehingga pengguna dapat belajar sambil bermain tanpa merasa bosan.
3. Menyediakan Kuis Interaktif
Dalam permainan terdapat kuis mengenai sejarah Benteng Van der Wijck yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pemain terhadap nilai sejarah dan budaya lokal.
4. Visual dan Lingkungan Game Terinspirasi dari Benteng Asli
Desain latar, bangunan, dan suasana permainan dibuat menyerupai kondisi nyata Benteng Van der Wijck sehingga memberikan pengalaman eksplorasi virtual yang lebih imersif.
5. Media Promosi Wisata yang Lebih Modern
Game ini menjadi alternatif media promosi yang lebih inovatif dibandingkan brosur, poster, atau video promosi biasa karena pengguna dapat berinteraksi langsung dengan konten yang disajikan.
6. Meningkatkan Kesadaran Pelestarian Cagar Budaya
Penyampaian informasi sejarah melalui media game diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
7. Menarik Minat Generasi Muda
Pengalaman bermain yang interaktif dan edukatif diharapkan mampu meningkatkan rasa penasaran dan ketertarikan masyarakat untuk mengunjungi Benteng Van der Wijck secara langsung.
8. Mudah Diakses
Game dapat dimainkan melalui smartphone maupun komputer sehingga lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas, khususnya pengguna media digital.
| Nama | : | Hamzah Hendriarto |
| Alamat | : | Jalan Cemara No. 37, Karangsari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah |
| No. Telepon | : | 088233139693 |