Alat Pindang Uap dengan kontrol suhu dan Teknologi STEAM

Abstrak/Ringkasan

  1. Olahan pindang uap dari Desa Wonosari, Kabupaten Demak, merupakan produk inovatif UMKM lokal yang masih menghadapi keterbatasan produksi dan teknologi. Proses pengolahan dilakukan secara konvensional tanpa standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, sehingga kualitas produk tidak konsisten. Kapasitas produksi saat ini hanya sekitar 50 kg/hari, jauh tertinggal dibandingkan potensi hasil tangkapan ikan yang melimpah. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dirancang teknologi tepat guna berupa reservoir pindang berbentuk persegi dengan sistem STEAM yang dilengkapi indikator suhu, tekanan uap, serta ram penahan agar distribusi uap merata. Desain ini memungkinkan kapasitas produksi meningkat dua kali lipat sekaligus menghasilkan kualitas produk yang seragam melalui penetapan standar suhu dan tekanan.
  2. Program inovasi ini dilaksanakan selama tujuh bulan (Maret–September 2024) dengan sasaran Paguyuban Pindang Jaya. Tahapan kegiatan meliputi survei lokasi, perizinan, sosialisasi, pendataan peserta, perancangan dan pembuatan alat, uji coba, pelatihan operasional, pendampingan perawatan, serta evaluasi hasil produksi. Tujuan utama adalah memperkenalkan teknologi STEAM, meningkatkan keterampilan masyarakat, mengembangkan potensi lokal, serta menciptakan proses produksi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
  3. Manfaat yang diharapkan mencakup peningkatan kapasitas produksi, standarisasi kualitas pindang uap, tersedianya panduan operasional dan perawatan alat, serta peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu, program ini membuka peluang pengembangan produk inovatif berbasis pindang uap dan menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Demak dalam membangun sentra pengolahan ikan. Dengan demikian, penerapan teknologi STEAM di Desa Wonosari tidak hanya meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Latar Belakang

Desa Wonosari, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak dikenal sebagai pusat industri pengolahan ikan, terutama pengolahan ikan tongkol uap di bawah kelompok "Pindang Jaya". Meskipun masih menggunakan teknik tradisional, kelompok ini telah berkembang dalam dua tahun terakhir. Proses pengolahan saat ini melibatkan pembersihan ikan secara konvensional, pemasakan dengan panci kukus, dan pengemasan menggunakan besek. Meskipun sederhana, upaya ini memiliki potensi besar untuk berkembang melalui inovasi teknologi.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk, teknologi STEAM diperkenalkan ke Paguyuban Pindang Jaya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah mengubah panci kukus tradisional berbentuk lingkaran menjadi kotak persegi berukuran 55 x 55 x 165 cm. Desain baru ini memungkinkan pengolahan dua kali lipat ikan, dari 12 kg menjadi 24 kg per proses steam. Selain itu, penambahan alat pengukur tekanan (manometer) dan suhu (termometer) akan membantu menjaga kualitas produk secara konsisten, karena proses penguapan dapat dikontrol dengan lebih baik.

Penerapan teknologi STEAM ini dilakukan berdasarkan beberapa analisis penting. Pertama, kebutuhan lokal seperti ketersediaan bahan baku ikan dan sumber daya manusia dipertimbangkan dalam pengembangan teknologi ini. Kedua, dampak sosial dan ekonomi dari program ini dievaluasi, termasuk peningkatan pendapatan, keterampilan, dan taraf hidup masyarakat. Ketiga, keberlanjutan program juga menjadi perhatian, terutama dalam hal kemandirian paguyuban dalam menggunakan teknologi baru serta dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait.

Tim Teknologi Tepat Guna (TTG) dari Politeknik Negeri Jakarta, melalui program Tri Dharma Perguruan Tinggi, turut andil dalam mewujudkan perubahan ini. Mereka berfokus pada peningkatan keterampilan teknis anggota paguyuban dalam pengoperasian alat-alat baru serta memberikan pemahaman tentang pentingnya penguasaan teknologi modern. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Wonosari, baik secara sosial maupun ekonomi.

Melalui inovasi ini, Paguyuban Pindang Jaya tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga kualitas pindang uap yang dihasilkan. Penambahan teknologi pengontrol suhu dan tekanan akan menjadikan produk lebih konsisten, yang pada akhirnya dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk di tingkat lokal maupun regional.

Keunggulan dan perbedaan bila dibandingkan dengan penemuan sebelumnya yang sejenis

Beberapa keunggulan produk pindang uap dengan teknologi STEAM:

  1. Kualitas Konsisten: Dengan standarisasi suhu dan tekanan, produk pindang uap memiliki kualitas yang konsisten dan dapat diandalkan.
  2. Produktivitas Tinggi: Kapasitas produksi pindang uap meningkat dengan teknologi STEAM, memungkinkan produksi yang lebih efisien dan efektif.
  3. Panduan Operasional yang Jelas: Tersedia panduan operasional yang detail untuk memastikan penggunaan alat penguapan STEAM yang optimal.
  4. Perawatan dan Perbaikan yang Mudah: Dengan panduan perawatan dan perbaikan, pengguna dapat melakukan maintenance dengan mudah dan efektif, sehingga mengurangi downtime dan meningkatkan produktivitas.

Nama : Wiwit Puji Winarto
Alamat : Jl. Sultan Trenggono No. 61 Demak
No. Telepon : 08164899707