Teh Herbal KUJAHE (Kulit Jeruk Limbah MBG dan Jahe) sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Pangan Berbasis Sekolah yang Berkelanjutan merupakan inovasi yang dikembangkan oleh SMP Negeri 1 Pagerbarang Tahun 2026.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Pagerbarang menghasilkan limbah organik rata-rata ±20 kg per hari, salah satunya kulit jeruk yang belum dimanfaatkan secara optimal. Inovasi KUJAHE hadir sebagai solusi dengan mengolah limbah kulit jeruk menjadi minuman herbal bernilai guna yang dipadukan dengan jahe. Kulit jeruk mengandung vitamin C, flavonoid, dan antioksidan, sedangkan jahe mengandung senyawa aktif yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menghangatkan badan, dan membantu pencernaan.
Proses pembuatan meliputi pengumpulan bahan baku, pencucian, pengeringan menggunakan cahaya matahari, penghalusan, penyaringan, hingga pengemasan dalam bentuk teh celup. Dari 1 kg jahe segar dihasilkan sekitar 250 gram bubuk jahe yang dapat diproduksi menjadi ±25 pouch teh herbal.
Hasil analisis menunjukkan HPP sebesar Rp94.630 per 25 pouch atau sekitar Rp3.785 per pouch. Dengan harga jual Rp7.500 per pouch, diperoleh keuntungan sekitar Rp3.715 per pouch. Inovasi ini juga mampu mengurangi limbah organik sekolah hingga sekitar 50% dari total limbah harian.
Dengan demikian, Teh Herbal KUJAHE menjadi inovasi pengelolaan limbah organik yang bernilai ekonomi, ramah lingkungan, dan mendukung kewirausahaan berbasis sekolah.
Kata Kunci: KUJAHE, limbah organik, kulit jeruk, jahe, teh herbal
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi siswa. Namun, dalam pelaksanaannya program ini juga menimbulkan permasalahan baru, yaitu meningkatnya jumlah limbah organik berupa sisa makanan dan kulit buah. Limbah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan bau tidak sedap, mengundang serangga, serta menambah beban pengelolaan sampah.
Permasalahan tersebut juga terjadi di lingkungan sekolah, termasuk di SMP Negeri 1 Pagerbarang. Salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan adalah kulit buah, khususnya kulit jeruk. Berdasarkan data Tim Adiwiyata SMP Negeri 1 Pagerbarang bidang pengelolaan sampah melalui pengamatan pada tanggal 26–31 Januari 2026, jumlah limbah organik rata-rata mencapai sekitar 60 kg per hari, sebesar 17% berasal dari limbah kulit buah, khususnya kulit jeruk. Selama ini, limbah tersebut hanya dibuang ke tempat sampah organik atau dimanfaatkan sebagai kompos, sehingga belum memberikan nilai tambah secara optimal. Padahal, kulit jeruk memiliki banyak kandungan nutriai seperti vitamin C, flavonoid, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Jika diolah dengan tepat, limbah tersebut berpotensi menjadi produk yang bernilai guna sekaligus bernilai ekonomi. Di sisi lain, tersedia pula potensi lokal berupa tanaman jahe dari kebun sekolah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Jahe diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif serta nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin B6, zat besi, kalium, dan magnesium, serta memiliki manfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, membantu sistem pencernaan, membantu menurunkan berat badan dan memberikan efek hangat bagi tubuh.
Berdasarkan permasalahan dan potensi tersebut, diperlukan suatu inovasi yang mampu mengubah limbah organik menjadi produk yang bernilai tambah. Oleh karena itu, Tim KRENOVA SMP Negeri 1 Pagerbarang mengembangkan gagasan pemanfaatan limbah kulit jeruk dari program MBG dan jahe dari kebun sekolah menjadi produk minuman herbal. Inovasi ini diwujudkan dalam bentuk Teh Herbal KUJAHE (Kulit Jeruk dan Jahe) yang diharapkan dapat menjadi solusi pengelolaan limbah organik berbasis sekolah yang efektif, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan.
KUJAHE memiliki keunggulan utama berupa pemanfaatan limbah organik yang belum termanfaatkan menjadi produk bernilai tambah, dengan proses sederhana, biaya produksi rendah, serta potensi keberlanjutan yang tinggi di lingkungan sekolah. Inovasi teh herbal KUJAHE memiliki kebaharuan dalam pemanfaatan kombinasi limbah kulit jeruk MBG dengan jahe kebun sekolah yang diolah menjadi teh celup herbal ramah lingkungan.
Teh herbal KUJAHE (Kulit Jeruk dan Jahe) merupakan inovasi minuman herbal yang memiliki berbagai keunggulan dari segi bahan, proses, manfaat, hingga daya saing produk.
| Nama | : | Elmayra Selsya Mikayla |
| Alamat | : | Jalan Raya Randusari - Pagerbarang Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal |
| No. Telepon | : | 085726703485 |