Pencemaran perairan terjadi ketika bahan-bahan berbahaya seperti limbah organik, domestik dan minyak masuk ke dalam lingkungan perairan dan menyebabkan perubahan kualitas air. Pencemaran ini dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam kehidupan berbagai organisme yang ada di dalamnya. Selain itu, pencemaran air juga berdampak langsung pada aktivitas manusia, seperti kesehatan, penurunan tingkat produktivitas, dan krisis air bersih.
Dalam perkiraan Global Burden of Diseases, secara global sekitar 1,8 juta kematian dini disebabkan oleh faktor resiko yang terkait pencemaran air, terutama terkait sanitasi dan sumber air yang tidak aman. Sekalipun demikian, di negara maju permasalahan ini telah dapat tertangani dengan baik. Namun, belum demikian dapat terlaksana di Indonesia. Menurut data yang dikutip dari Espos.id Sekitar 70% sungai di Indonesia tercemar berat, terutama akibat limbah domestik (rumah tangga) dan sampah plastik. Data menunjukkan 16.487 lingkungan perairan mengalami pencemaran, dengan >50% rumah tangga membuang limbah ke saluran air. Dampak yang dihasilkan, banyaknya air saluran air dan sungai tidak layak konsumsi dan ekosistem air rusak.
Melalui pemanfaatan Eco-Enzyme dan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) secara kimiawi dapat mendegradasi polutan cair sehingga mampu mengurangi dampak terjadinya pencemaran lingkungan, peningkatan kualitas perairan seperti saluran air, dan bagaimana dampak perairan setelah diujinya EcoDrain Bomb ini pada perairan sekitar.
Melalui metode eksperimen terkontrol hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang terjadi pada air yang tercemar setelah penggunaan EcoDrain Bomb diberbagai skala pengujian. Dari hasil pengujian telah dilakukan menunjukan adanya perubahan pH dan warna yang awalnya basa menjadi netral untuk mendukung kehidupan bagi organisme yang berada pada lingkungan perairan.
Ide EcoDrain Bomb berawal dari pengamatan kondisi perairan di lingkungan sekitar yang keruh akibat limbah domestik. Di sisi lain, limbah organik seperti sisa buah dan sayuran di pasar terus menumpuk tanpa pemanfaatan yang optimal. Dari permasalahan tersebut, limbah diolah menjadi eco-enzyme dan dikembangkan dalam bentuk yang lebih praktis menyerupai bath bomb. Bentuk ini dipilih karena reaksi effervescent mampu menyebarkan zat aktif lebih merata pada daerah perairan yang sulit untuk dijangkau, serta lebih praktis dalam penggunaannya. Penambahan ekstrak bunga telang yang kaya akan antosianin khususnya ternatin sebagai visualisasi warna biru pekat alami, sekaligus berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas.
Pencemaran perairan di Indonesia masih kerap terjadi di lingkungan sekitar, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat untuk memilah dan membuang limbah domestik (sampah rumah tangga), limbah industri (bahan kimia), dan limbah pertanian (pupuk kimia dan pestisida) yang tidak diolah dengan baik dan berakhir ke perairan, serta sampah plastik yang dibuang sembarangan, menyebabkan air menjadi keruh, berbau, dan tidak layak pakai serta berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Banyaknya penumpukan limbah buah dan sayuran yang mampu mendatangkan virus atau bakteri baru yang dapat mengancam masyarakat. Hal ini tentunya dapat merugikan masyarakat sekitar yang tidak hanya dalam segi kesehatan, namun juga dalam segi kebersihan lingkungan.
Solusi yang diusulkan berfokus pada restorasi perairan dengan memanfaatkan limbah organik seperti limbah buah dan sayuran menjadi Eco Enzyme seperti konsep EcoDrain Bomb. Inovasi ini bekerja dengan mengintegrasikan prinsip EcoDrain Bomb untuk mendegradasikan polutan yang ada di dalam saluran pengairan secara alami.
Melalui proses bioremediasi produk ini mampu menetralkan pH, mengurangi bau sedap, serta menekankan pertumbuhan bakteri patogen.
Selain memulihkan ekosistem perairan inovasi ini secara langsung memanajemen hulu sampah dengan mengkonversikan limbah sayur dan buah menjadi barang nilai guna dan bermanfaat. Inovasi ini tidak hanya memperbaiki kualitas fisik perairan tetapi juga memberikan model edukasi praktis bagi masyarakat dalam pengelolaan limbah.
Selain pemanfaatan vegetasi, proyek ini menghadirkan produk EcoDrain Bomb sebagai solusi praktis berbasis teknologi lingkungan. Inovasi ini dirancang untuk pembersihan saluran air:
| Nama | : | Festi Dwi Rosiani, S.Pd |
| Alamat | : | Jalan Arum Indah 5 Gang 1B No. 10, RT 006/ RW 010, Kel. Randugunting, Kec. Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah |
| No. Telepon | : | +62 857-2694-3275 |