Inovasi ini menghadirkan aplikasi mobile BAJA (Belajar Aksara Jawa) sebagai solusi digital untuk mengatasi rendahnya minat generasi muda terhadap pelestarian Aksara Jawa akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Inti inovasi ini terletak pada integrasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang mampu memberikan koreksi tulisan tangan secara real-time dengan akurasi tinggi. Fitur tersebut kini telah dikembangkan untuk mencakup komponen Sandhangan menggunakan model Machine Learning yang dilatih dengan lebih dari 71.000+ dataset pola goresan, menjadikannya pionir dalam analisis aksara daerah berbasis AI. Selain itu, BAJA dilengkapi dengan fitur Advance Translate dua arah (Latin ke Aksara Jawa dan sebaliknya) yang mematuhi aturan penulisan kompleks secara otomatis, mencakup aksara swara, pasangan, hingga aksara murda.
Efektivitas inovasi ini dibuktikan dengan traksi yang signifikan di masyarakat, di mana aplikasi telah mencapai lebih dari 7.300 total unduhan pada platform Android dengan tingkat keterlibatan tinggi mencapai 800+ Daily Active Users (DAU). Dengan kesiapan ekspansi ke platform iOS, BAJA tidak hanya berfungsi sebagai "guru virtual pribadi" yang efektif dan personal bagi pelajar, tetapi juga berperan sebagai media strategis dalam upaya digitalisasi dan pelestarian budaya Jawa di tingkat nasional maupun global.
BAJA (Belajar Aksara Jawa) lahir dari tantangan pelestarian Aksara Jawa di era digital. Aksara ini merupakan warisan budaya luhur yang keberadaannya kian tergerus oleh dominasi aksara Latin. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat generasi muda dan metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Pembelajaran menulis Aksara Jawa memerlukan bimbingan intensif dari guru untuk koreksi, yang sulit dilakukan di luar jam sekolah. Akibatnya, siswa kesulitan mendapatkan umpan balik instan untuk memastikan tulisan tangan mereka sudah benar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, BAJA hadir sebagai solusi komprehensif berupa aplikasi seluler interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI). Aplikasi ini menawarkan panduan menulis interaktif berupa animasi goresan step-by-step untuk setiap aksara. Fitur utamanya adalah koreksi tulisan tangan real-time berbasis AI yang dapat menganalisis dan memberikan umpan balik instan mengenai keakuratan bentuk, proporsi, dan urutan goresan. BAJA dilengkapi fitur pendukung lain seperti penerjemah, keyboard kustom Aksara Jawa, dan materi sandhangan. Dengan demikian, BAJA berperan sebagai "guru virtual pribadi" yang dapat diakses kapan saja. Ide BAJA muncul dari pengamatan penulis terhadap tantangan pelestarian Aksara Jawa dan keterbatasan metode konvensional. Pengembangan aplikasi dimulai dengan riset mendalam mengenai model Machine Learning untuk pengenalan tulisan tangan aksara Jawa. Setelah konsep matang, tim memulai pengembangan prototipe dengan fokus utama pada fitur koreksi tulisan tangan berbasis AI. Proses pengembangan ini melalui beberapa iterasi prototype untuk menyempurnakan fitur berdasarkan umpan balik pengguna. BAJA akhirnya diluncurkan di Google Play Store, menjadikannya solusi inovatif yang dapat diakses oleh publik.
BAJA terletak pada pergeseran metode pembelajaran dari pasif menjadi aktif-partisipatif dengan bimbingan cerdas. Berbeda dengan media konvensional atau aplikasi sejenis yang hanya menampilkan gambar statis atau berfungsi sebagai "kamus digital," BAJA menawarkan pembaharuan fundamental berupa koreksi tulisan tangan real-time berbasis AI. Fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan umpan balik instan dan presisi. Selain itu, BAJA juga menyediakan animasi goresan step-by-step yang dinamis dan terintegrasi dalam satu platform lengkap, menjadikannya "guru virtual pribadi" yang dapat diakses kapan saja.
Keunggulan BAJA terletak pada presisi teknologi dan skalabilitasnya:
| Nama | : | Ardena Afif Pratama |
| Alamat | : | Griya Satria Indah K-17 RT 03/07, Kel. Sumampir, Kec. Purwokerto Utara, Kab. Banyumas |
| No. Telepon | : | 085100934351 |