Emisi gas metana (CH4) dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan salah satu sumber gas rumah kaca yang berdampak terhadap pemanasan global, kualitas udara, dan kenyamanan masyarakat sekitar. MetanaX dikembangkan sebagai inovasi teknologi untuk menangkap, memantau, memurnikan, dan memanfaatkan gas metana dari TPA menjadi energi bersih terbarukan. Sistem ini mengintegrasikan adsorpsi menggunakan zeolit, pemurnian melalui water scrubber, pemantauan berbasis Internet of Things (IoT), serta klasifikasi kualitas gas menggunakan machine learning. Pada tahap prototipe, MetanaX diarahkan untuk bekerja pada skala laboratorium dan uji coba terbatas agar aliran gas, kadar gas, suhu, serta tekanan dapat dipantau secara lebih terukur. Inovasi ini diharapkan mampu mengurangi emisi metana, menekan risiko pencemaran udara dan kebakaran akibat akumulasi gas, sekaligus memberikan nilai tambah berupa potensi energi alternatif. MetanaX juga dirancang dengan komponen yang relatif mudah diperoleh sehingga berpeluang direplikasi dan dikembangkan pada skala sekolah, komunitas, maupun lingkungan pengelolaan sampah. Dengan demikian, MetanaX menjadi solusi tepat guna yang mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan, pemanfaatan energi bersih, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap inovasi lingkungan.
Pemanasan global menjadi salah satu tantangan lingkungan yang semakin mendesak karena meningkatnya emisi gas rumah kaca di atmosfer. Salah satu gas yang berkontribusi besar terhadap permasalahan tersebut adalah metana (CH4), yang dapat dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Di lingkungan TPA, gas metana tidak hanya berdampak pada perubahan iklim, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, menurunkan kualitas udara, mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, serta meningkatkan risiko kebakaran apabila terakumulasi dalam jumlah tertentu. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan emisi metana perlu dilakukan secara lebih serius dan terukur.
Di sisi lain, metana memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif apabila dapat ditangkap, dimurnikan, dan dimanfaatkan dengan tepat. Namun, pemanfaatan metana dari TPA masih belum optimal karena keterbatasan teknologi yang sederhana, terjangkau, mudah dipantau, dan sesuai untuk uji coba pada skala kecil.
Berdasarkan permasalahan tersebut, dikembangkan inovasi MetanaX sebagai sistem konversi cerdas emisi metana TPA menjadi energi bersih terbarukan. MetanaX menggabungkan media zeolit sebagai penyerap gas, water scrubber sebagai pemurni, sensor sebagai pemantau kondisi gas, Internet of Things (IoT) sebagai media monitoring, dan machine learning sebagai pendukung klasifikasi kualitas gas, sehingga proses pengolahan metana menjadi lebih terukur dan efektif.
Inovasi ini penting dikembangkan karena dapat membantu mengurangi emisi metana, mendukung pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, dan membuka peluang pemanfaatan gas limbah menjadi energi alternatif. Dalam jangka panjang, MetanaX diharapkan dapat menjadi prototipe teknologi tepat guna yang dapat direplikasi pada sekolah, komunitas, atau pengelola lingkungan.
Keunggulan MetanaX terletak pada penggabungan beberapa fungsi dalam satu sistem, yaitu penangkapan, pemurnian, pemantauan, dan pemanfaatan gas metana. Berbeda dengan cara konvensional yang umumnya hanya membuang atau membakar gas, MetanaX diarahkan untuk mengubah gas metana menjadi sumber energi alternatif yang bernilai guna.
MetanaX juga unggul karena menggunakan komponen yang relatif mudah diperoleh, seperti zeolit, sensor gas, ESP32, pompa, kipas, pipa, dan power supply. Hal ini membuat alat lebih terjangkau, mudah dirakit, dan berpotensi direplikasi untuk kegiatan pembelajaran, penelitian sekolah, maupun pengembangan skala komunitas.
Keunggulan lainnya adalah adanya sistem monitoring berbasis IoT sehingga data gas, suhu, dan tekanan dapat dipantau secara real-time. Integrasi machine learning menjadi nilai tambah karena dapat membantu proses klasifikasi kualitas gas. Dengan demikian, MetanaX tidak hanya bersifat mekanik, tetapi juga memiliki unsur kecerdasan digital yang mendukung pengambilan keputusan dalam proses pengolahan gas.
| Nama | : | Alkomah |
| Alamat | : | Jl. Bhayangkara No. 10, Wonosobo Barat, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah |
| No. Telepon | : | 082260127207 |