Kabupaten Demak, yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, sering terdampak banjir rob akibat kurangnya daerah resapan. Sustainable innovation seperti paving block porous campuran limbah kerang dengan tujuan meminimalisir genangan air akibat curah hujan dan mengurangi tumpukan limbah kerang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan karakteriatik paving block biasa dengan paving block porous campuran limbah kerang. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui karakteristikmnya adalah uji densitas, uji penyerapan air, dan uji infiltrasi. Hasil yang diperoleh paving block biasa untuk uji densitas sebesar 2.12 gram/cm3, uji penyerapan air sebesar 2.14%, dan uji infiltrasi sebesar 0.25 mm/s, sedangkan untuk paving block porous campuran limbah kerang untuk uji densitas sebesar 1.79 gram/cm3, uji penyerapan air sebesar 12.68%, dan uji infiltrasi sebesar 30mm/s. RAB untuk pembuatan benda uji sebesar Rp 85.800. Paving block porous campuran limbah kerang ini dapat digunakan di pedestrian, halaman rumah, dan jalan lingkungan serta bermanfaat untuk prospek bisnis penjualan paving block.
Kata kunci: Daerah Resapan, Limbah Kerang, Paving Block, Sustainable
Kabupaten Demak, yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, sering terdampak banjir rob akibat kurangnya daerah resapan. Kondisi ini menggenangi daerah yang rendah dan merusak infrastruktur, seperti jalan dan pemukiman. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan solusi yang dapat mengurangi genangan air dan memperkuat infrastruktur, salah satunya dengan penggunaan paving block berpori yang dapat menyerap air. Paving block jenis ini membantu meningkatkan drainase dan mengurangi genangan air, yang bermanfaat dalam mengurangi dampak banjir rob. Sebagaimana diatur dalam SNI 03-0349-1989 mengenai persyaratan paving block, material ini dapat digunakan untuk mengurangi genangan air dan memperbaiki kestabilan permukaan tanah.
Selain itu, untuk mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan alam, pada campuran bahan baku pembuatan paving block juga memanfaatan limbah cangkang kerang sebagai bahan pengganti pasir dalam pembuatan paving block. Cangkang kerang, yang banyak ditemukan di daerah pesisir, dapat meningkatkan daya serap air dan kekuatan paving block, serta mengurangi limbah yang mencemari lingkungan, yang diketahui bahwa Kabupaten Demak di daerah pesisir banyak terdapat limbah kerang tak terpakai. Sebuah penelitian oleh Rismanto dkk. (2020) dalam jurnal Jurnal Teknik Sipil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai bahan pengganti dapat meningkatkan kualitas paving block, khususnya dalam hal kekuatan tekan dan daya serap air. Dengan solusi ini, paving block berpori diharapkan dapat membantu menangani banjir di Demak sekaligus memberikan manfaat lingkungan.
| Nama | : | Bunga Septia Nurlela Wahyuningtyas |
| Alamat | : | Mlaten RT 06/ RW 01, Karangmlati, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak |
| No. Telepon | : | 0882007024968 |