Penderita Kencing Manis (Diabetes Mellitus) seringkali mengalami komplikasi timbulnya luka yang susah sembuh Diperlukan perawatan luka yang intens. Pengobatan luka dengan antibiotik yang terus menerus dapat mengakibatkan Resistensi. sebagai alternatif Pengobatan dari produk alam perlu dikembangkan. Daun bunga sepatu menunjukann aktivitas antibakterial dan lidah buaya (Aloe vera) terkonfirmasi memiliki efek terapetik dalam penyembuhan luka dengan mengurangi diameter luka. Kombinasi antara ekstrak daun bunga sepatu dan lidah buaya akan memberikan efek penyembuhan luka yang lebih optimal Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan perbandingan 1:4. Untuk memberikan kepraktisan, kemudahan dan kenyamanan ekstrak dibuat menjadi sediaan gel. Kadar ekstrak yang digunakan dalam sediaan gel untuk ekstrak daun bunga sepatu sebanyak 10% dan ekstrak lidah buaya 2%.Sediaan gel yang dihasilkan berwarna hijau gelap dikemas dalam tube 30ml dan 15 ml. Tekstur nya lembut, sedikit cair dan mudah dioleskan serta berasa dingin.
Diabetes Mellitus atau dikenal dengan istilah kencing manis terjadi karena adanya masalah metabolisme yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia). Hiperglikemia disebabkan karena menurunnya sekresi insulin oleh pankreas atau sensitivitas insulin berkurang. (Tasalim & Putri, 2021).Salah satu komplikasi yang sering dijumpai pada penderita diabetes mellitus adalah timbulnya ulkus atau luka terutama di daerah kaki.Terjadinya ulkus ini jika tidak mendapatkan penanganan yang baik, akan menimbulkan ancaman serius, luka menyebabkan infeksi yang menyebar, sementara karena kadar gula darah yang tinggi, tubuh sulit menyembuhkan luka luka itu, berakibat terjadi pembusukan dan pafa gilirannya bagian anggota tubuh tersebut harus diamputasi.
Sedemikian seriusnya dampak yang ditimbulkan akibat luka diabetik , sehingga bagi penderita kencing manis (diabetes mellitus) harus secara rutin meminum obat untuk menjaga gula darahnya tidak naik, menjaga pola makan rendah karbohidrat, perbanyak sayuran, serta menjaga pola hidup sehat lainnya, dan melakukan perawatan luka diabetik ini dengan benar.
Merujuk kepada beberapa penelitian yang sudah dilakukan menyebutkan bahwa tanaman Bunga Sepatu (Hibiscus rosa sinensis) memiliki khasiat antibakterial, antiseptikum. Penelitian mengenai tanaman kembang sepatu sebelumnya telah dilakukan oleh Uddin et al., (2010), dan menurut penelitian yang dilakukan Samsumaharto dan Hartanto (2010), dua penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak daun kembang sepatu memiiki aktivitas antibakteri,. Penelitian dengan tanaman lain yaitu lidah buaya yang dilakukan Astuti et al , ekstrak lidah buaya juga memberikan efek mempercepat penyembuhan luka diabetik (ulkus diabetikus).Masih ada beberapa penelitian serupa yg menunjukan tentang khasiat lidah buaya berkaitan dengan penyembuhan luka diabetik ini.
Beberapa sediaan farmasi yang biasa dipakai secara topikal adalah salep, krim, gel, linimentum, dan pasta. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Di sini, inovasi yang akan diajukan adalah dengan membuat sediaan gel dari ekstrak tanaman daun kembang sepatu dan lidah buaya, Sediaan Gel menjadi pilihan karena teksturnya yang lebih lembut, dingin di kulit, tidak lengket dan nyaman
Inovasi dengan judul “Sediaan Gel untuk Pengobatan Luka diabetik (ulkus diabeticus) pada Penderita Kencing Manis dari Ekstrak Daun Kembang Sepatu ( Hibiscus rosa-sinensis) dan Lidah Buaya (Aloe vera) , merupakan pengembangan dari dua jenis penelitian yang berbeda dengan fokus yang pertama menelusuri aktivitas antibakterial daun bunga sepatu dan jenis penelitian kedua tentang penelusuran aktivitas lidah buaya untuk penyembuhan luka diabetik. Di sini dalam karya inovasi ini, Kami mengkombinasikan dua tanaman yaitu daun bunga sepatu dan lidah buaya. Dengan melihat hasil penelitian tentang aktivitas antibakterial daun bunga sepatu maka disini diharapkan menggantikan fungsi antibiotika yang merupakan obat sintetis, dikombinasi dengan lidah buaya yang hasil penelitian sebelumnya menunjukan aktivitas penyembuhan dengan berkurangnya ukuran diameter luka diabetik dari hari ke hari . Kombinasi ini diharapkan memberikan hasil penyembuhan yang lebih optimal.
Pengembangan lain dalam produk inovasi karya Kami adalah membuat bahan-bahan berkhasiat dari dua tanaman tersebut diekstraksi secara sederhana dengan etanol, dan ekstraknya di buat dalam sediaan Gel yang praktis, mudah dipakai, nyaman, tektur lembut, dengan metode pembuatan yang tidak rumit, dan alat yang sederhana.
| Nama | : | SURI DWI JANARTI |
| Alamat | : | Jl. Raya Sidorejo Comal Km. 3, Kab Pemalang |
| No. Telepon | : | 0285577939 |