Cilacap - Dua siswi SMA Negeri 2 Cilacap menciptakan sebuah inovasi berupa kotak makan pintar yang mampu mendeteksi kondisi makanan apakah sudah basi atau masih layak konsumsi. Karya yang mereka beri nama Ompreng ini muncul sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya kasus keracunan makanan. Di sekolah, alat tersebut kini dipakai untuk mengecek menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada siswa.
Adalah Alya Meisya N (16) dan Felda Triana W (16), pelajar kelas XI jurusan fisika-matematika, yang merancang perangkat ini. Ide mereka tercetus beberapa bulan lalu, jauh sebelum kasus keracunan MBG ramai terjadi.
"Kami menciptakan alat ini awalnya itu karena prihatin banyak kasus keracunan makanan. Nah alat ini bisa untuk mendeteksi kebasian makanan, terutama makanan MBG yang dibagikan di sekolah-sekolah. Akhir-akhir ini banyak kasus keracunan yang bikin anak-anak sampai masuk rumah sakit," kata Alya yang diaminkan oleh Felda saat ditemui di sekolahnya, Kamis (2/10/2025).
Baca artikel detikjabar, "Kotak Makan Ciptaan Siswa SMAN 2 Cilacap Ini Bisa Deteksi Makanan Basi" selengkapnya https://www.detik.com/jabar/berita/d-8141771/kotak-makan-ciptaan-siswa-sman-2-cilacap-ini-bisa-deteksi-makanan-basi.
Cilacap - Dua siswi SMA Negeri 2 Cilacap menciptakan sebuah inovasi berupa kotak makan pintar yang mampu mendeteksi kondisi makanan apakah sudah basi atau masih layak konsumsi. Karya yang mereka beri nama Ompreng ini muncul sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya kasus keracunan makanan. Di sekolah, alat tersebut kini dipakai untuk mengecek menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada siswa.
Adalah Alya Meisya N (16) dan Felda Triana W (16), pelajar kelas XI jurusan fisika-
"Jadi alat ini mendeteksi gas yang keluar. Masih mau disempurnakan lagi biar bisa mendeteksi berbagai macam bakteri diantaranya e-coli dan salmonella," ungkap dia.
"Sebenarnya alat ini untuk mendeteksi kebasian tetapi penyebab dari keracunan bisa disebabkan oleh makanan terkontaminasi basi," tambahnya.
Ompreng telah diuji di laboratorium dan bahkan berhasil meraih penghargaan di tingkat regional.
"Alhamdulillah kami dapat juara 2 dalam ajang AHM Best Student (AHMBS) Regional Jateng-DIY 2025 yang digelar Astra Honda Motor secara daring, 11-23 September lalu. Juara 1 nya kalau tidak salah dari Jogja," ujarnya.
"Jadi alat ini mendeteksi gas yang keluar. Masih mau disempurnakan lagi biar bisa mendeteksi berbagai macam bakteri diantaranya e-coli dan salmonella," ungkap dia.
"Sebenarnya alat ini untuk mendeteksi kebasian tetapi penyebab dari keracunan bisa disebabkan oleh makanan terkontaminasi basi," tambahnya.
Ompreng telah diuji di laboratorium dan bahkan berhasil meraih penghargaan di tingkat regional.
"Alhamdulillah kami dapat juara 2 dalam ajang AHM Best Student (AHMBS) Regional Jateng-DIY 2025 yang digelar Astra Honda Motor secara daring, 11-23 September lalu. Juara 1 nya kalau tidak salah dari Jogja," ujarnya.
"Jadi alat ini mendeteksi gas yang keluar. Masih mau disempurnakan lagi biar bisa mendeteksi berbagai macam bakteri diantaranya e-coli dan salmonella," ungkap dia.
"Sebenarnya alat ini untuk mendeteksi kebasian tetapi penyebab dari keracunan bisa disebabkan oleh makanan terkontaminasi basi," tambahnya.
Ompreng telah diuji di laboratorium dan bahkan berhasil meraih penghargaan di tingkat regional.
"Alhamdulillah kami dapat juara 2 dalam ajang AHM Best Student (AHMBS) Regional Jateng-DIY 2025 yang digelar Astra Honda Motor secara daring, 11-23 September lalu. Juara 1 nya kalau tidak salah dari Jogja," ujarnya.
"Jadi alat ini mendeteksi gas yang keluar. Masih mau disempurnakan lagi biar bisa mendeteksi berbagai macam bakteri diantaranya e-coli dan salmonella," ungkap dia.
"Sebenarnya alat ini untuk mendeteksi kebasian tetapi penyebab dari keracunan bisa disebabkan oleh makanan terkontaminasi basi," tambahnya.
Ompreng telah diuji di laboratorium dan bahkan berhasil meraih penghargaan di tingkat regional.
"Alhamdulillah kami dapat juara 2 dalam ajang AHM Best Student (AHMBS) Regional Jateng-DIY 2025 yang digelar Astra Honda Motor secara daring, 11-23 September lalu. Juara 1 nya kalau tidak salah dari Jogja," ujarnya.
| Nama | : | RIDA |
| Alamat | : | Jensud Timr |
| No. Telepon | : | 081228019145 |