Aplikasi "SEMAR"

Inovasi pendidikan diperlukan untuk menjawab tantangan rendahnya capaian literasi dan numerasi siswa, berkurangnya praktik kearifan lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital di sekolah. Program Taman Dolanan Literasi dan Numerasi melalui Aplikasi SEMAR (Sinau Elmu, Maca Angka, lan Rerembugan) dikembangkan sebagai solusi yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis budaya dengan teknologi digital. Inovasi ini menggabungkan permainan tradisional, lumbung basa yang mendukung literasi, numerasi, dan penguatan karakter siswa melalui pembiasaan anggah-ungguh.

Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: identifikasi masalah, implementasi Taman Dolanan, pengembangan Aplikasi SEMAR, integrasi dengan pembelajaran mendalam (deep learning), pelaksanaan kegiatan kokurikuler (LESTARI dan Math Outdoor), serta evaluasi. Keunggulan inovasi ini terletak pada perpaduan tradisi lokal dengan digitalisasi, literasi dan numerasi kontekstual, penguatan karakter berbasis budaya, serta model pembelajaran holistik yang memadukan kelas, digital, dan aktivitas luar ruang.

Program ini selaras dengan regulasi terbaru mengenai pembelajaran mendalam, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta dimensi Profil Lulusan (keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi). Dengan demikian, inovasi ini menjadi praktik baik dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus menjaga kearifan lokal.

Pendidikan saat ini menghadapi tantangan rendahnya keterampilan literasi dan numerasi peserta didik, sebagaimana terlihat dari capaian asesmen nasional dan hasil belajar siswa. Di sisi lain, arus modernisasi menyebabkan kearifan lokal semakin terpinggirkan, sementara karakter sopan santun atau anggah-ungguh di kalangan siswa mulai berkurang.

Perubahan kebijakan pendidikan menuntut satuan pendidikan melakukan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas literasi, numerasi, serta karakter peserta didik. Literasi dan numerasi tidak cukup hanya diajarkan secara teoritis, tetapi harus dihubungkan dengan konteks kehidupan nyata sehingga lebih bermakna. Di sisi lain, kearifan lokal mulai tergerus oleh perkembangan zaman sehingga diperlukan upaya pelestarian melalui kegiatan pembelajaran maupun kokurikuler. Pemanfaatan teknologi digital pun belum optimal dan perlu diarahkan agar mampu mendukung pembelajaran mendalam (deep learning), yang sejalan dengan regulasi terbaru, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta dimensi Profil Lulusan.

Pemanfaatan teknologi digital di sekolah pun sering kali belum diarahkan untuk mendukung pembelajaran yang mendalam (deep learning). Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi yang mengintegrasikan penguatan literasi dan numerasi, pelestarian tradisi lokal, pembiasaan karakter, sekaligus pemanfaatan teknologi.

Salah satu program unggulan di SDN 1 Ngancar adalah Taman Dolanan Literasi dan Numerasi, yaitu Taman Literasi atau “Lumbung Basa”yang menekankan pada keterampilan Bahasa Jawa dan Taman Numerasi Dolanan, area ini peserta didik belajar  Matematika melalui permainan tradisional seperti dakon, gatheng, congklak, engklek. Digitalisasi Taman Dolanan Literasi dan Numerasi melalui Aplikasi SEMAR (Sinau Elmu, Maca Angka, lan Rerembugan) aplikasi pembelajaran berbasis budaya lokal yang mendukung literasi, numerasi, dan unggah-ungguh yang diintegrasikan dengan Pembelajaran Mendalam dan kegiatan Kokurikuler. Permasalahan yang mendasari mengapa program Taman Dolanan Literasi dan Numerasi perlu dikembangkan lebih lanjut dengan digitalisasi melalui aplikasi SEMAR adalah:

  1. Fenomena meninggalkan anggah-ungguh Jawa (tata krama atau unggah-ungguh basa lan tingkah laku) mulai tampak dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Beberapa contoh yang sering muncul di lingkungan sekolah maupun masyarakat, misalnya: Peserta didik jarang menggunakan bahasa krama ketika berbicara dengan orang yang lebih tua (guru, orang tua, kakek-nenek), dan lebih sering memakai bahasa ngoko atau bahkan campuran bahasa gaul, Sikap dan tindak tanduk, tidak lagi menundukkan badan atau sungkem saat lewat di depan orang yang lebih tua, kurang terbiasa memberi salam, senyum, atau berjabat tangan dengan sopan, Nada bicara cenderung lebih keras, kurang halus, atau bahkan terkesan menyepelekan, kurang memperhatikan adab duduk, berjalan, atau berbicara di hadapan orang tua/guru.
  2. Belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital di sekolah
  3. Aplikasi digital lebih banyak dipakai sebatas hiburan, belum diarahkan secara serius untuk mendukung literasi, numerasi, maupun karakter.
  4. Belum ada platform yang terintegrasi dengan pembelajaran mendalam (deep learning) dan kegiatan kokurikuler.
  5. Minimnya ruang bermain edukatif berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan pembelajaran

Melalui program Taman Dolanan Literasi dan Numerasi yang dikembangkan menjadi aplikasi digital SEMAR (Sinau Elmu, Maca Angka, lan Rerembugan), sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran yang lebih menyenangkan, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pengembangan Inovasi program Taman Dolanan Literasi dan Numerasi melalui Aplikasi SEMAR (Sinau Elmu, Maca Angka, lan Rerembugan) menghadirkan keunggulan sekaligus kebaruan dalam pembelajaran di sekolah. Program ini tidak hanya menghidupkan kembali tradisi lokal melalui permainan edukatif, tetapi juga mengintegrasikannya dengan teknologi digital sehingga lebih relevan dengan kebutuhan generasi saat ini. Literasi dan numerasi dikemas secara lebih menyenangkan dan kontekstual, menjadikan murid belajar sambil bermain sekaligus memahami penerapannya dalam kehidupan nyata. Berikut  Keunggulan dan Kebaharuan dari inovasi ini adalah:

1.         Tradisi lokal dipadukan dengan teknologi digital.

2.         Literasi dan numerasi dibuat lebih menyenangkan dan nyata.

3.         Menguatkan karakter siswa melalui tata krama dan budaya.

4.         Bisa dijadikan model pembelajaran baru yang memadukan kelas, digital, dan kegiatan luar.

5.         Aplikasi ini bisa diinstall di perangkat Android

Nama : SD Negeri 1 Ngancar
Alamat : Dungbendo RT 1 RW 4 Desa Ngancar Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri
No. Telepon : 081338418641